Berita

Raffi Ahmad. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Hukum

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

SELASA, 09 JUNI 2026 | 00:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan, Sri Pangestuti alias Tuti, menjelaskan pengiriman laptop dan beberapa iPhone diduga milik pesohor Raffi Ahmad dari Amerika Serikat melalui Blueray Cargo. 

Pernyataan Tuti tersebut termuat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang sempat dilihat RMOL.

"Saat itu Raffi Ahmad sedang berada di Amerika Serikat dan mengunjungi kantor Blueray Cargo cabang Amerika Serikat," kata Tuti dalam BAP.


Tuti mengaku diberi tahu oleh Yohanes Setiawan, asisten pribadi John Field, pemilik Blueray Cargo yang kini menjadi terdakwa dalam kasus dugaan suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, bahwa Raffi Ahmad datang ke kantor Blueray Cargo di AS. 

Menurut Tuti, Yohanes pula yang meminta dirinya mengurus pengiriman barang yang dibeli Raffi di AS.

"Mengirimkan laptop dan iPhone dari Amerika Serikat ke Indonesia melalui jalur udara di Bali," katanya.

Komunikasi antara Tuti dan Yohanes terkait pengiriman barang elektronik milik Raffi Ahmad terjadi melalui pesan elektronik pada 15 Oktober 2025. Artinya, pada saat itu Raffi telah menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni karena dilantik hampir setahun sebelumnya, yakni pada 22 Oktober 2024.

Selanjutnya, iPhone tersebut dikirim ke Indonesia melalui jalur udara dengan tujuan Bali. Tuti menjelaskan bahwa iPhone itu dikemas dalam satu koli bersama barang-barang lainnya.

"Customer yang mengurus IMEI sendiri karena di dalam dokumen tidak disebutkan jenis barang berupa iPhone," ujar Tuti dalam BAP.

Nama Raffi Ahmad juga muncul dalam BAP milik Yohanes terkait kasus dugaan suap importasi di Bea Cukai. Namun, Yohanes mencabut keterangannya yang menyebut suami Nagita Slavina tersebut dalam persidangan.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya