Berita

Selat Hormuz (Foto: Ilustrasi AI)

Global

Iran Kantongi 1,5-2 Juta Dolar AS dari Setiap Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

SENIN, 08 JUNI 2026 | 14:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Iran mulai menerapkan mekanisme pemungutan biaya transit terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Anggota Komite Program dan Anggaran Parlemen Iran, Mohammad Zanganeh, mengatakan rata-rata biaya yang dipungut dari setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz berkisar antara 1,5 juta hingga 2 juta dolar AS

Menurut Zanganeh, kebijakan tersebut merupakan implementasi dari rencana yang telah disiapkan sebelumnya oleh parlemen Iran. 


“Langkah ini merupakan bagian dari rencana pengelolaan Selat Hormuz yang lebih luas yang telah disiapkan sebelumnya oleh Parlemen sebagai bagian dari kerangka kerja baru untuk mengelola jalur tersebut,” ungkapnya kepada Kantor Berita Fars, dikutip Senin, 8 Juni 2026. 

Zanganeh menambahkan, sebuah badan bersama telah dibentuk melalui kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Iran dan berada di bawah pengawasan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran untuk memastikan mekanisme tersebut berjalan sesuai ketentuan. 

Badan tersebut bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan skema baru pengelolaan Selat Hormuz.

Pendapatan yang diperoleh dari biaya transit itu nantinya akan disetorkan ke kas negara sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam anggaran nasional.

Namun demikian, Zanganeh menjelaskan bahwa tidak seluruh pembayaran akan dilakukan dalam bentuk uang tunai.

“Beberapa kapal mungkin membayar sebagian biaya melalui mata uang kripto, barang, atau pengaturan barter," kata Zanganeh.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya