Berita

Ilustrasi Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Generate AI)

Politik

Investor Cemaskan Nasib Proyek MBG hingga Koperasi Merah Putih

SENIN, 08 JUNI 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pelemahan nilai tukar rupiah dan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipengaruhi kekhawatiran investor terhadap berbagai program prioritas pemerintah yang membutuhkan anggaran besar.

Hal tersebut dikatakan pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi merespons kurs rupiah yang tembus Rp18.196 per dolar AS dan IHSG yang merosot ke level 5.387 pada Senin 8 Juni 2026.

Ibrahim mengatakan, tekanan di pasar keuangan semakin kuat seiring keluarnya arus modal di pasar di tengah merosotnya nilai tukar Rupiah.


Menurutnya, investor menyoroti berbagai agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai membutuhkan pendanaan besar.

"Merosotnya mata uang rupiah di tengah keresahan investor atas banyaknya agenda dari Presiden Prabowo yang begitu besar," kata Ibrahim dalam risetnya.

Selain itu, Ibrahim menilai, beban subsidi energi yang berpotensi meningkat akibat kenaikan harga minyak dunia turut menjadi perhatian pelaku pasar. 

Pada perdagangan hari ini, harga minyak mentah Brent melonjak 2,42 persen menjadi 92,73 dolar AS per barel, dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 2,44 persen ke level 95,36 dolar AS per barel.

"Kalau kebutuhan dolar mengalami peningkatan, berarti ini pun juga akan mempengaruhi neraca berjalan. Kalau neraca berjalan berpengaruh, berarti akan mempengaruhi defisit anggaran, kemungkinan besar akan mendekati 3 persen," kata Ibrahim.

Ibrahim juga memprediksi rupiah akan tembus Rp19.000 per dolar AS, sementara IHSG berisiko turun ke level 4.000 bulan ini.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya