Berita

Menteri Perdagangan, Budi Santoso di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Kinerja Budi Santoso Bisa Bikin Kecewa Presiden Imbas Kenaikan Harga MinyaKita

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 23:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengumuman rencana kenaikan MinyaKita yang akan terimplementasikan dalam waktu dekat dinilai sebagai kegagalan kinerja Menteri Perdagangan Budi Santoso. 

Pengamat Citra Institute, Efriza memandang, rekam jejak Budi Santoso sebagai seorang birokrat yang lama berkarir di Kementerian Perdagangan, ternyata juga tidak mampu mengendalikan harga kebutuhan pokok yang dalam hal ini minyak goreng.

"Semestinya Budi Santoso memahami rekam jejaknya, ia seorang menteri yang memiliki pengalaman teknokratis panjang, berada di internal Kemendag, ternyata ia malah menampakkan tidak mampu mengendalikan harga komoditas strategis," ujar Efriza kepada RMOL di Jakarta, Minggu, 7 Juni 2026.


Terlebih, dia berpendapat soal irisan politik Budi Santoso yang tidak bisa dinafikan dalam suksesinya menjadi Menteri Perdagangan, yaitu karena juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN).

"Maka wajar kritik berhamburan terhadap dirinya, dan ditengarai akan semakin kuat karena ekspektasi terhadapnya memang lebih tinggi dibanding figur politik yang baru masuk ke sektor perdagangan, tetapi cenderung mengecewakan," tutur Efriza.

Oleh karena itu, Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu meyakini, apabila kenaikan harga MinyaKita direalisasikan Budi Santoso, maka dampak ikutan akan menyasar pada kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Jika MinyaKita dinaikkan dampaknya memperburuk citra pemerintah, sebab sekarang saja harga berbagai minyak goreng lainnya telah melambung tinggi," tegasnya.

"Bahkan urusan perdagangan dan pangan akan mendapatkan rapor merah," demikian Efriza menambahkan.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya