Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: PPID)

Nusantara

Pramono Janji Evaluasi Insiden Damkar Tertimpa Reruntuhan Gedung DLH

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 13:33 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh menyusul insiden mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang tertimpa reruntuhan bangunan saat pembongkaran gedung lama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di kawasan Cililitan, Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kejadian tersebut menjadi bahan perbaikan agar insiden serupa tidak kembali terjadi pada kegiatan berisiko tinggi di lingkungan Pemprov DKI.

"Ya ini kan namanya juga insiden. Insiden itu kan bukan sesuatu yang secara terus-menerus ataupun rutin," kata Pramono di Jakarta, Minggu, 7 Juni 2026.


Menurut Pramono, setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja di Jakarta pada dasarnya telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas sebagai bagian dari mitigasi risiko.

"Pokoknya gini, di Jakarta ini hampir semua aktivitas yang menimbulkan ataupun punya risiko kecelakaan sebenarnya SOP-nya sudah distandarkan," ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui insiden tetap dapat terjadi di lapangan. Karena itu, Pemprov DKI terus melakukan pemantauan terhadap berbagai kegiatan yang memiliki risiko keselamatan kerja.

"Bahwa kemudian ada case satu-dua, ada. Karena memang sekarang ini tetap kita monitor untuk itu," katanya.

Pramono menegaskan perbaikan akan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah.

"Tapi intinya hal-hal seperti itu akan kita perbaiki," tambahnya.

Sebelumnya, mobil Damkar tertimpa reruntuhan saat membantu proses pembongkaran gedung lama DLH DKI Jakarta di Jalan Mandala V, Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurut DLH DKI Jakarta, salah satu tiang kolom bangunan roboh dan menimpa kendaraan operasional Damkar yang berada di sekitar area pembongkaran.

Di dalam kendaraan terdapat dua petugas. Salah seorang petugas sempat dievakuasi ke RS Polri untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisinya dilaporkan stabil dan masih menjalani observasi sesuai prosedur medis.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya