Berita

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. (Foto: Humas BGN)

Politik

Sambut Nanik Deyang, APJI Minta Juknis Dapur MBG Dibenahi

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 17:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) menyambut positif penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pergantian nakhoda ini diharapkan momentum emas untuk membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kian meluas di Tanah Air.

Ketua Satgas MBG APJI, Indah Yuli Sartika menegaskan, program raksasa berskala nasional ini memerlukan sistem tata kelola yang matang, terukur, dan adaptif agar kualitas layanan serta keamanan pangan para penerima manfaat tetap terjaga.

"Kami berharap Kepala BGN yang baru, Ibu Nanik, bisa lebih memperbaiki lagi juknis dan standardisasi. Mudah-mudahan ke depan sistem tata kelolanya lebih matang, rapi, dan prosesnya lebih mudah," ujar Indah usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJI 2026 di Yogyakarta, dikutip Jumat, 5 Juni 2026.


Selain juknis, Indah menyoroti rapor merah kompetensi relawan pengelola dapur MBG di lapangan. Ia membeberkan fakta bahwa mayoritas relawan di dapur umum tidak memiliki latar belakang keahlian di bidang tata boga.

Kondisi tersebut rawan memicu insiden keracunan jika masalah food handling (penanganan makanan) diabaikan. Masalah krusial ini pula yang menjadi salah satu topik panas dalam Rakernas APJI tahun ini.

"Pelatihan itu penting sekali. Banyak relawan yang tidak semuanya punya background boga. Karena itu, kami terjun memberikan pelatihan food handling, bagaimana penanganan makanan yang benar dari awal sampai akhir," tegas Indah.

Sejauh ini, Satgas MBG APJI telah menyisir sejumlah dapur MBG di Jabodetabek dan Palembang untuk mengedukasi relawan, mulai dari higienitas personal, penggunaan APD, penyaringan bahan baku, hingga proses distribusi penekan risiko kontaminasi.

Indah memaparkan, potensi keracunan makanan di program MBG tidak boleh dipandang sebelah mata. Sumber masalah bisa mengintai dari mana saja, mulai dari kualitas air yang buruk, bahan baku layu, hingga kedisiplinan petugas yang membandel dari SOP.

Di sisi lain, APJI juga meminta Nanik segera membenahi carut-marut sinkronisasi kuota antara kapasitas dapur dengan jumlah penerima manfaat yang dinilai masih belum sinkron di beberapa wilayah.

"Yang mendesak sekarang itu sistemnya. Ada daerah yang penerima manfaatnya sekitar 13 ribu, tapi dapurnya sudah lebih dari 21. Ini perlu ditata agar operasionalnya efektif," beber Indah blak-blakan.

Menutup keterangannya, Indah berharap BGN tidak berjalan sendiri dan mau membuka ruang kolaborasi dengan organisasi profesi yang sudah malang melintang di industri katering sejak 1988 seperti APJI.

"Kami ingin dilibatkan untuk sharing dan memberikan masukan dalam penyempurnaan juknis maupun standarisasi dapur. Ke depan, Satgas MBG APJI akan lebih masif turun ke bawah," tutup Indah.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya