Berita

Pjs Direktur Utama BEI, Jeffery Hendrik. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Bos BEI Bantah Pasar Modal RI Turun Kasta ke Frontier Market

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 12:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah kabar yang beredar di tengah gejolak pasar mengenai penurunan status Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market oleh MSCI.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan informasi yang beredar melalui tangkapan layar di media sosial maupun grup percakapan tersebut tidak benar dan bukan berasal dari pengumuman resmi MSCI.

"Kami tentu sangat berharap investor bisa mengambil keputusan berdasarkan informasi yang akurat. Kemarin kita ikuti bersama ada informasi yang tidak akurat beredar di pasar terkait tangkapan layar yang seolah-olah merupakan pengumuman MSCI bahwa Indonesia ditempatkan di Frontier Market. Ternyata informasi itu tidak benar," kata Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, dikutip Jumat 5 Juni 2026. 


Jeffrey menegaskan, hingga saat ini Indonesia masih tercatat dalam kategori Emerging Market. Karena itu, investor diminta lebih cermat dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

"Tentu kami sekali lagi mengimbau agar investor melakukan cek dan cross check terhadap informasi yang beredar di pasar sebelum mengambil keputusan investasi," ujarnya.

Di tengah tekanan yang melanda pasar saham domestik, Jeffrey menilai keputusan investasi harus tetap didasarkan pada informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga optimistis status pasar modal Indonesia akan tetap berada dalam kelompok Emerging Market.

Menurutnya, berbagai langkah perbaikan dan upaya yang telah dilakukan regulator maupun pelaku pasar menjadi modal kuat untuk mempertahankan status tersebut.

"Terkait MSCI, yang dapat kami sampaikan adalah bahwa dari hal-hal konkret yang sudah kita lakukan, kami memiliki ekspektasi yang sangat tinggi bahwa Indonesia akan tetap di Emerging Market," tegasnya.

Sebelumnya, Founder Republik Investor, Hendra Wardana, juga membantah kabar yang menyebut Indonesia akan turun kasta menjadi Frontier Market. Ia menjelaskan, berdasarkan metodologi MSCI Global Investable Market Indexes edisi Mei 2026, Indonesia masih tercatat sebagai bagian dari kelompok Emerging Market.

Menurut Hendra, pelaku pasar saat ini tengah menantikan dua agenda penting MSCI, yakni Global Market Accessibility Review pada 19 Juni 2026 dan Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026.

"Pasar kini menantikan dua agenda penting MSCI, yakni Global Market Accessibility Review pada 19 Juni 2026 dan Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026," kata Hendra.

Kedua agenda tersebut diperkirakan akan menjadi perhatian investor global di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan Indonesia dalam beberapa hari terakhir.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya