Berita

Pengusaha Muhammad Suryo Usai Diperiksa KPK di Gedung ACLC C1, Selasa 11 Juli 2023. (Foto: RMOL)

Hukum

Kasus Bea Cukai

KPK Buka Peluang Panggil Ulang M Suryo

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 05:19 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih membuka peluang memeriksa pengusaha rokok HS, Muhammad Suryo, dalam pengembangan perkara dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein mengatakan, penyidik masih memiliki ruang untuk melakukan pemeriksaan terhadap M Suryo yang namanya muncul dalam rangkaian penyidikan perkara tersebut.

"Untuk yang cukai masalah rokok terhadap MS, sebetulnya di perkara Bea Cukai yang sedang kita tangani masih ada kesempatan untuk tim penyidik melakukan beberapa pemeriksaan-pemeriksaan yang memang belum dilakukan," kata Taufik, dikutip Jumat 5 Juni 2026.


Menurut Taufik, KPK sebelumnya telah melayangkan panggilan kepada yang bersangkutan. Namun M Suryo meminta penjadwalan ulang karena alasan kesehatan.

"Di surat jawaban panggilan pertama itu yang bersangkutan berkirim surat ke tim penyidik bahwa minta reschedule karena kondisi sakit dan segala macam," kata Taufik.

Karena itu, penyidik masih mempertimbangkan langkah selanjutnya, apakah akan kembali melayangkan panggilan atau menunggu itikad M Suryo untuk memenuhi panggilan yang telah disampaikan sebelumnya.

"Itu akan kita pertimbangkan lagi apakah akan dilakukan panggilan lagi atau menunggu jadwal dari yang bersangkutan untuk datang sendiri ke KPK," kata Taufik.

Sebelumnya, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap M Suryo pada Kamis 2 April 2026. Namun yang bersangkutan tidak hadir dan menyampaikan alasan sakit setelah mengalami kecelakaan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, sebelumnya memastikan pemanggilan ulang terhadap M Suryo hanya tinggal menunggu waktu.

"Waktu panggilan pertama kalau enggak salah, kan, sakit ya karena habis kecelakaan. Setelah itu mungkin ya tinggal tunggu jadwal saja," kata Setyo di Serang, Banten, Kamis, 21 Mei 2026.

Hingga awal Juni 2026, genap lebih dari satu bulan sejak panggilan pertama dilayangkan, M Suryo belum juga memenuhi panggilan penyidik KPK.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya