Berita

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim bersama ketujuh anak buahnya resmi ditetapkan sebagai tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT), Kamis, 4 Juni 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Dari Wamen hingga Kepala Imigrasi, Ini 8 Pejabat yang Jadi Tersangka OTT KPK

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 09:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim bersama tujuh pejabat dan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengurusan izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA).

Penetapan tersangka dilakukan setelah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar ekspose atau gelar perkara pada Rabu malam, 3 Juni 2026. Gelar perkara tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan sejak Selasa malam, 2 Juni 2026.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, terdapat delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu:


1. Silmy Karim (SK), Wamen Imipas periode 2025-2026 yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Imigrasi periode 2023?"2024

2. Saffar Muhammad Godam (SMG), Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Imigrasi periode 2024-2025

3. Jaya Saputra (JS), Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat periode 2025-2026 yang sebelumnya menjabat Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Ditjen Imigrasi periode 2024-2025

4. Tessar Bayu Setyaji (TBS), Kasubdit Alih Status Izin Tinggal pada Direktorat Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Ditjen Imigrasi

5. Bagus Bramantyo (BGS), Kasubdit pada Direktorat Izin Tinggal Ditjen Imigrasi

6. Ronald Arman Abdullah (RAA), Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat periode 2025?"2026 yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Pusat periode 2024-2025

7. Juniadi Sri Priambudi (JSP), Ketua Tim Alih Status ITAS

8. Gusti Benardiansyah (GST), staf pada Subdirektorat Izin Tinggal

Setelah menjalani pemeriksaan, kedelapan tersangka tersebut mengenakan rompi oranye tahanan KPK dan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada Kamis pagi, 4 Juni 2026.

Dalam OTT tersebut, tim KPK mengamankan 17 orang dari sejumlah lokasi di Jakarta Barat, Jawa Barat, dan Bali. Penyidik juga menyita berbagai barang bukti, antara lain tujuh mobil, 15 sepeda motor, 11 sepeda, logam mulia berupa emas seberat ratusan gram, serta sejumlah uang dalam mata uang asing.

Dari 17 orang yang diamankan, delapan orang merupakan penyelenggara negara dan sembilan lainnya berasal dari pihak swasta. Sementara itu, Silmy Karim diketahui menyerahkan diri ke KPK pada Rabu malam setelah sebelumnya mendapat ultimatum dari penyidik.

Kasus yang diungkap melalui OTT ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengurusan izin tinggal bagi WNA, termasuk Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya