Berita

President Director Prudential Indonesia, Tony Benitez, membuka Konferensi Pers Kinerja Bisnis Prudential Indonesia 2025 di Jakarta, Rabu 3 Juni 2026 (Foto: Istimewa)

Bisnis

Imbangi Volatilitas Pasar, Pendapatan Premi Prudential Capai Rp21,1 Triliun

RABU, 03 JUNI 2026 | 14:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang berkelanjutan sepanjang 2025. Capaian ini diraih di tengah berbagai tantangan makroekonomi global, volatilitas pasar keuangan, serta tren kenaikan inflasi medis yang menekan industri asuransi jiwa nasional.

Berdasarkan laporan kinerja tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, perusahaan membukukan pendapatan premi sebesar Rp21,1 triliun, dengan total aset mencapai Rp64,3 triliun. Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp2,4 triliun.

Di sisi kewajiban kepada nasabah, Prudential Indonesia membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp16 triliun sepanjang tahun lalu. Adapun rasio solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) mencapai 466 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator.


Presiden Direktur Prudential Indonesia, Tony Benitez, menilai capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga kinerja di tengah kondisi industri yang penuh tantangan.

“Volatilitas pasar dan kondisi makroekonomi global memengaruhi nilai investasi, sementara meningkatnya inflasi medis dan tekanan terhadap daya beli masyarakat menjadi tantangan yang terus dihadapi industri. Kami tetap fokus memperkuat peran sebagai mitra terpercaya dalam membangun ketahanan keluarga Indonesia,” ujar Tony, dalam keterangannya kepada media, Rabu 3 Juni 2026.

Selain mencatat pertumbuhan bisnis, perusahaan juga terus memperluas layanan perlindungan dan kesehatan yang dinilai menjadi salah satu pendorong nilai ekonomi perusahaan. 

Sepanjang 2025, Prudential meluncurkan sejumlah produk baru, termasuk PRUSmart Plan untuk perlindungan jiwa dan PRUSehat yang menyasar kebutuhan layanan kesehatan yang lebih terjangkau.

Di sektor layanan kesehatan, perusahaan memperluas jaringan PRUPriority Hospitals hingga mencakup lebih dari 1.700 rumah sakit di lebih dari 500 kota dan kabupaten. 

Perusahaan juga membentuk Prudential Medical Advisory Board untuk mendukung proses klaim yang lebih objektif dan transparan.

Di luar bisnis inti, perusahaan turut mengembangkan berbagai program literasi keuangan dan kesehatan preventif. Salah satunya melalui program Breast Cancer Journey yang menyediakan 1.000 voucher deteksi dini kanker payudara bagi nasabah yang memenuhi persyaratan.

Transformasi digital juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan pengalaman nasabah. 

Menurut Tony, fokus perusahaan tidak hanya pada pertumbuhan keuangan, tetapi juga pada penciptaan nilai jangka panjang melalui inovasi dan teknologi.

“Kami percaya bahwa menjadi pemimpin industri asuransi yang siap menghadapi masa depan tidak hanya tentang mencapai pertumbuhan finansial, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang melalui inovasi, teknologi, dan pengalaman nasabah yang bermakna,” katanya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya