Berita

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang. (Foto: Humas BGN)

Nusantara

Rekam Jejak Nanik S. Deyang, dari Jurnalis Lapangan hingga Merengkuh Pucuk BGN

RABU, 03 JUNI 2026 | 09:14 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Karier politik dan birokrasi Nanik Sudaryati Deyang melesat dengan sangat tajam di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Puncaknya, pada 2 Juni 2026, perempuan kelahiran Madiun ini resmi diangkat menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) guna menggantikan posisi Dadan Hindayana.

Penunjukan strategis ini menjadikannya pemegang komando utama dalam mengeksekusi program andalan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh pelosok negeri.


Namun, jauh sebelum merambah kerasnya pusaran ring satu istana, alumni Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman ini sesungguhnya merintis karier dari jalanan sebagai seorang jurnalis.

Ia mengasah ketajamannya di Tabloid Bangkit di bawah bendera Kompas Gramedia, sebelum akhirnya mendaki hierarki manajemen media cetak nasional untuk menduduki posisi prestisius seperti Pemimpin Umum Majalah Femme hingga Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan.

Belasan tahun bergulat di industri media rupanya mengasah insting investigasi dan komunikasi publiknya hingga matang.

Titik balik yang mengubah haluan hidupnya bermula saat ia memutuskan untuk masuk ke dalam lingkaran inti pendukung Prabowo Subianto.

Kesetiaan dan manuver politiknya teruji saat ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pada kontestasi Pilpres 2019, serta aktif mengawal pergerakan di Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).  

Kemenangan Prabowo pada 2024 pun seolah membuka pintu birokrasi selebar-lebarnya. Sejak Oktober 2024, Nanik tak henti-hentinya menerima mandat krusial.

Ia berturut-turut menjabat sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, melangkah masuk ke sektor korporasi sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), hingga didapuk sebagai Wakil Kepala BGN pada September 2025.

Kini, sebagai Kepala BGN yang baru, babak drama yang sesungguhnya baru saja dimulai.

Mengingat pergantian kepemimpinan sebelumnya diwarnai oleh sentimen kontroversial terkait maraknya kasus keracunan massal, publik menanti gebrakan ketegasan dan kepiawaian investigatif Nanik dalam membenahi standar keamanan kelayakan unit-unit dapur gizi nasional.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya