Berita

Dadan Hindayana (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Pencopotan Kepala BGN Bukti Prabowo Dengarkan Suara Publik

RABU, 03 JUNI 2026 | 08:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana beserta dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, setelah dilakukan evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut selama satu setengah tahun terakhir.

Pergantian pimpinan BGN dilakukan menyusul ditemukannya sejumlah persoalan yang dinilai memerlukan pembenahan serius. 

Beberapa masalah yang menjadi perhatian pemerintah meliputi kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), tata kelola kelembagaan, hingga pengawasan kualitas makanan yang menjadi bagian penting dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Sebagai pengganti, Presiden Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Ia akan didampingi Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono yang ditetapkan sebagai Wakil Kepala BGN.

Langkah Presiden Prabowo tersebut mendapat perhatian dari mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Melalui akun media sosialnya, Mahfud menilai Presiden mulai menunjukkan respons positif terhadap berbagai masukan dan kritik yang berkembang di masyarakat.

"Dalam dua hari terakhir ini terlihat Presiden Prabowo mulai merespons positif suara masyarakat," katanya dikutip Rabu, 3 Juni 2-26.

Mahfud mencontohkan, pada peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Presiden Prabowo memilih menyampaikan pidato dengan membaca teks yang telah disiapkan. Menurutnya, cara tersebut membuat Presiden lebih fokus dalam menyampaikan pesan-pesan penting kepada publik.

"Kedua, pada 2 Juni 2026 beliau mencopot Kepala BGN yang memang bnyak disorot," tulis Mahfud.

Menurut Mahfud, dua langkah yang dilakukan Presiden dalam beberapa hari terakhir tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap berbagai aspirasi publik yang berkembang, termasuk terkait pelaksanaan program-program pemerintah yang menjadi sorotan masyarakat.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya