Berita

Dadan Hindayana resmi dicopot sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). (Foto: Setpres)

Publika

Dadan Hindayana Kena Batunya

RABU, 03 JUNI 2026 | 01:04 WIB

INDONESIA Indonesia sering juga dijuluki negeri Makan Bergizi Gratis alias MBG. Sebab, ada saja berita atau isu terkait MBG yang muncul di media. 

Salah satu pemicunya, komentar Kepala BGN Dadan Hindayana yang sering kontroversi. Mungkin sudah kena batunya, akhirnya CEO MBG atau Presiden kita, Prabowo Subianto mencopot dari jabatannya. 

Dadan Hindayana akhirnya resmi dicopot Presiden Prabowo pada 2 Juni 2026. Bersama dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, Dadan harus meninggalkan kursi yang mungkin belakangan terasa lebih panas dari wajan penggorengan tempe di SPPG.


Padahal kalau melihat riwayat hidupnya, Dadan bukan orang sembarangan. Pria kelahiran Garut, 10 Juli 1967 ini merupakan akademisi tulen dari IPB. 

Tahun 1990 ia lulus sebagai lulusan terbaik bidang Hama dan Penyakit Tumbuhan. Setelah itu berangkat ke Jerman mengambil magister Entomologi Terapan di University of Bonn dan lulus tahun 1997. Belum puas, ia lanjut doktor di Leibniz Universität Hannover dan selesai tahun 2000.

Kalau urusan serangga, mungkin nyamuk saja harus mengajukan proposal penelitian sebelum berani menggigit beliau.

Kariernya di IPB juga panjang seperti antrean pembagian sembako menjelang Lebaran. Sejak 1992 menjadi dosen tetap, lalu menduduki berbagai jabatan strategis. 

Pernah menjadi Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi IPB, Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang IPB, hingga Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama IPB. 

Di luar kampus, ia memimpin STPK Banau di Halmahera Barat selama 2014-2022 dan aktif di berbagai organisasi alumni.

Produktivitas ilmiahnya juga tidak main-main. Skor Sinta mencapai 643. Penelitiannya membahas beragam serangga, termasuk keanekaragaman kumbang Coleoptera di area reklamasi pascatambang Berau serta perilaku tikus sawah terhadap tanaman padi. 

Singkatnya, beliau sangat paham cara menghadapi hama. Sayangnya, tidak ada mata kuliah khusus tentang cara menghadapi hama politik dan badai netizen.

Penghargaan yang diterimanya juga berjejer seperti piala turnamen bulu tangkis kampung. 

Mulai dari penghargaan FAO tahun 1992, penghargaan Menteri PPN/Bappenas tahun 1994, Satyalancana Karya Satya X tahun 2007, XX tahun 2019, hingga XXX tahun 2023. 

Tahun 2016 bahkan mendapat status Warga Kehormatan Kabupaten Halmahera Barat dan Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan.

Lalu datanglah babak baru. Pada 19 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo melantik Dadan sebagai Kepala BGN pertama melalui Keppres Nomor 94B Tahun 2024. Jabatan itu berlanjut di era Prabowo. Awalnya tampak menjanjikan. Namun perlahan BGN lebih sering muncul di berita dibanding pemain sinetron prime time.

Mulai dari isu pengadaan 70.000 motor listrik yang kemudian diklarifikasi hanya 21.801 unit untuk operasional daerah. Lalu anggaran Rp113,91 miliar untuk jasa event organizer yang dijelaskan sebagai kebutuhan lembaga baru. Belum lagi video golf pada Desember 2025 yang viral di tengah bencana Sumatera. 

Meski dijelaskan sebagai kegiatan charity golf untuk penggalangan dana, netizen telanjur melakukan olahraga favoritnya, lompat ke kesimpulan.

Puncaknya, muncul wacana memperluas MBG ke Sekolah Indonesia Jeddah dan Makkah bagi sekitar 1.480 anak pekerja migran Indonesia. DPR langsung mengernyitkan dahi karena target program di dalam negeri saja mencapai 82 juta orang pada 2026.

Akhirnya, setelah berbagai sorotan publik dan kasus keracunan dalam program MBG, Prabowo tampaknya memutuskan, serial ini perlu ganti pemeran utama. Pada 2 Juni 2026, Dadan resmi dicopot dan digantikan oleh Nanik S. Deyang.

Begitulah kisah seorang profesor serangga yang berhasil menaklukkan jurnal ilmiah, kumbang, wereng, dan tikus sawah, tetapi akhirnya tersandung oleh makhluk yang jauh lebih sulit diprediksi, yakni birokrasi, politik, dan netizen Indonesia. Terima kasih om atas jasa-jasanya selama ini.

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya