Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Rusia, Jose A.M. Tavares. (Foto: Istimewa)

Politik

Menko AHY Dorong Diaspora Berperan Langsung Capai Target Ekonomi

SELASA, 02 JUNI 2026 | 22:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Diaspora Indonesia di Rusia harus berperan langsung dalam mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. 

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Rusia, Jose A.M. Tavares, dan komunitas diaspora di Moskow, pada Minggu 31 Mei 2026.

Menko AHY merinci sejumlah program strategis nasional yang memerlukan percepatan. Fokus utamanya mencakup pembangunan Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa dengan nilai investasi mencapai 80 miliar Dolar AS, Program Pembangunan 3 Juta Rumah, serta pengembangan jaringan perkeretaapian lintas pulau berbasis Transit Oriented Development (TOD). 


Program pendukung lainnya meliputi penataan permukiman nelayan melalui Gerakan Indonesia ASRI, penguatan ketahanan air, serta penerapan penuh kebijakan jalan, Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL) pada 2027.

Untuk merealisasikan dan memaksimalkan dampak ekonomi dari program tersebut, pemerintah mengajak diaspora untuk mengoptimalkan peran mereka. 

"Saya mengharapkan WNI di Rusia dapat bertindak sebagai mitra distribusi dan penghubung bisnis riil untuk memperluas jaringan bisnis," ujar AHY dalam keterangan tertulis, Selasa 2 Juni 2026. 

Pemerintah Indonesia saat ini tengah memacu ekspor produk perikanan, kopi, rempah-rempah, dan hasil maritim ke pasar Rusia. 

Untuk itu, kata AHY lagi, diaspora didorong untuk membentuk asosiasi pengusaha yang dapat menjadi distributor resmi di Moskow, St. Petersburg, dan kota-kota lainnya guna mengatasi kendala teknis seperti logistik dan fasilitas rantai pendingin (cold chain). 

"Selain perdagangan, diaspora juga diharapkan mampu menjembatani transfer pengetahuan, promosi investasi, dan kemitraan di sektor energi serta kemaritiman," demikian Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya