Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap pria berinisial EK (18) yang diduga anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap VIII Intan Jaya Sabtu, 30 Mei 2026 (Foto: Satgas Damai Cartenz)
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pria berinisial EK (18) yang diduga merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap VIII Intan Jaya pimpinan Apen Kobogau.
Penangkapan dilakukan di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Sabtu 30 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIT.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengatakan EK diamankan saat personel melaksanakan patroli jalan kaki di kawasan permukiman warga di Kota Sugapa.
"Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen yang diduga berkaitan dengan kelompok tersebut, uang tunai, serta dua unit telepon genggam yang saat ini masih dalam proses analisis forensik dan pendalaman," kata Yusuf dalam keterangan resmi, Senin 1 Juni 2026.
Setelah diamankan, petugas melakukan pendalaman terhadap identitas dan aktivitas EK. Dari hasil penyelidikan sementara, yang bersangkutan diduga terlibat dalam sejumlah aksi gangguan keamanan yang pernah terjadi di Kabupaten Intan Jaya.
Meski demikian, aparat masih melakukan verifikasi dan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan keterkaitan EK dengan berbagai peristiwa yang sedang ditangani.
"Penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman secara intensif terhadap yang bersangkutan beserta barang bukti yang diamankan. Analisis terhadap perangkat komunikasi dan dokumen yang ditemukan menjadi bagian penting untuk mengungkap jaringan kelompok tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain," jelas Yusuf.
Berdasarkan hasil penyidikan sementara, EK diduga terlibat dalam sejumlah aksi gangguan keamanan, antara lain pembakaran barak bandara dan mobil tangki air di area bandara pada 29 Oktober 2021, pembakaran perumahan Pemda Intan Jaya pada 2021, serta penembakan terhadap Pos Pantau Tower pada 22 Februari 2025.
EK juga diduga terlibat dalam kasus penembakan yang menewaskan Joni Hendra pada 25 Juni 2025, sebagaimana tercatat dalam laporan polisi LP/A/08/VII/2025/Polres Intan Jaya/Polda Papua Tengah.
Selain itu, ia diduga terlibat dalam aksi penembakan pesawat Caravan PK-RVV di sekitar Bandara Bilogai pada 31 Januari 2026.
Saat ini, penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas serta memastikan peran masing-masing pihak yang diduga terlibat.