Jemaah haji Indonesia. (Foto: Kemenhaj)
Jemaah haji Indonesia. (Foto: Kemenhaj)
Usulan itu mencuat menyusul maraknya penawaran badal haji yang dilakukan berbagai pihak yang tidak terkoordinasi secara resmi, mulai dari biro perjalanan wisata hingga warga negara Indonesia yang bermukim di Arab Saudi.
"Sehingga betul-betul jelas siapa yang membadalkan, siapa yang menerima badalnya, dan pelaksanaannya terkontrol secara penuh. Ini akan lebih meyakinkan masyarakat bahwa ibadah haji dijalankan dengan benar," kata Cucun dikutip dari Parlementaria, Senin 1 Juni 2026.
Populer
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43
Senin, 25 Mei 2026 | 23:14
Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
UPDATE
Senin, 01 Juni 2026 | 04:03
Senin, 01 Juni 2026 | 04:00
Senin, 01 Juni 2026 | 03:29
Senin, 01 Juni 2026 | 03:19
Senin, 01 Juni 2026 | 03:09
Senin, 01 Juni 2026 | 02:30
Senin, 01 Juni 2026 | 02:25
Senin, 01 Juni 2026 | 02:14
Senin, 01 Juni 2026 | 01:47
Senin, 01 Juni 2026 | 01:29