Berita

Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. (Foto: Istimewa)

Politik

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

MINGGU, 31 MEI 2026 | 07:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang berencana berkeliling Indonesia menuai beragam tafsir politik. 

Ada yang menilai agenda tersebut untuk membantu Partai Solidaritas Indonesia (PSI), ada pula yang melihatnya sebagai upaya menghidupkan kembali dinamika demokrasi nasional.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai berbagai spekulasi yang muncul merupakan hal wajar mengingat Jokowi masih memiliki pengaruh politik yang besar di tengah masyarakat.


"Jokowi ingin berkeliling Indonesia. Dia mengatakan bahwa ini untuk PSI. Tapi ada juga yang mengatakan ini adalah turun gunungnya Jokowi untuk menggiatkan demokrasi di Indonesia," katanya lewat kanal Youtube miliknya, Minggu, 31 Mei 2026.

Menurut pria yang akrab disapa Hensa itu, sebagian kalangan juga mengaitkan agenda Jokowi tersebut dengan upaya memperkuat posisi politik Gibran Rakabuming Raka untuk periode berikutnya bersama Presiden Prabowo Subianto. 

Ada pula yang menilai langkah itu berkaitan dengan kepentingan politik Kaesang Pangarep dan PSI setelah gagal menembus parlemen pada Pemilu 2024.

"Nah, kelihatannya Pak Jokowi dengan keliling Indonesia ini mengharapkan PSI bisa menembus Senayan," ujarnya.

Meski demikian, Hensa aktivitas politik mantan presiden tersebut justru dapat menghangatkan kembali iklim demokrasi yang belakangan dinilai menghadapi berbagai tantangan.

Ia menegaskan tidak ada yang salah dengan rencana Jokowi berkeliling Indonesia selama dilakukan dalam koridor demokrasi. Sebagai warga negara, Jokowi memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam aktivitas politik dan demokrasi.

"Boleh nggak Jokowi melakukan keliling Indonesia? Ya boleh saja. Sebagai warga negara, bebas-bebas saja melakukan hal-hal yang ada kaitannya dengan demokrasi," pungkasnya.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya