Berita

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat di Pasar Klojen, Kota Malang. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

SABTU, 30 MEI 2026 | 19:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perlu koordinasi lebih intens untuk memastikan pasokan beras medium SPHP dan Minyakita dapat berjalan lancar dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Begitu dikatakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau langsung kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Klojen, Kota Malang.

Khofifah menekankan perlu koordinasi yang lebih intensif antara Disperindag Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Malang, dan Perum Bulog agar distribusi kedua komoditas tersebut lancar.


"Bahwa sebagian besar masyarakat Kota Malang standarnya sudah beras premium, tapi beras medium harus kita siapkan. Karena kita punya stock beras medium SPHP di Jawa Timur ini jumlahnya cukup tinggi," ujar Khofifah dikutip RMOLJatim, Sabtu 30 Mei 2026.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa seyogyanya semua lini masyarakat bisa tercapai melalui distribusi sembako yang disiapkan baik untuk beras medium SPHP maupun Minyakita. 

"Temuan ini menjadi perhatian serius agar keterjangkauan harga bagi masyarakat dapat segera dikembalikan ke tingkat yang wajar dan terkontrol. Tadi saya cek, selisihnya cukup tinggi dari harga eceran tertinggi untuk Minyakita dengan yang tadi dijual di beberapa toko  sembako di sini," imbuhnya. 

Selain itu, Khofifah juga menyoroti pentingnya Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dalam menjaga stabilitas harga komoditas yang berpotensi memicu inflasi, terutama cabai rawit dan bawang merah.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga bawang merah mengalami kenaikan dari kisaran Rp35 ribu-Rp45 ribu per kilogram menjadi Rp55 ribu-Rp60 ribu per kilogram. Sementara harga cabai rawit di Pasar Klojen berada pada kisaran Rp100 ribu-Rp120 ribu per kilogram, meskipun di beberapa pasar lain di Malang masih ditemukan harga sekitar Rp80 ribu per kilogram.

"Di sinilah peran pentingnya koordinasi antar daerah. Harga apa yang menjadi penyebab kemungkinan potensi inflasi itu terjadi, nah itu yang bisa dilakukan langkah-langkah mitigatif dan antisipatif bersama sejak dini," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya