Ilustrasi peta Selat Hormuz (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube WSJ)
Ilustrasi peta Selat Hormuz (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube WSJ)
Dalam rilis bersama yang diterbitkan Jumat 29 Mei 2026, keempat lembaga tersebut menegaskan bahwa eskalasi di Timur Tengah memicu dampak yang sangat asimetris atau timpang. Negara-negara miskin dan berkembang langsung tercekik oleh lonjakan harga pangan dan pupuk, sementara negara-negara industri di utara bumi terancam kehabisan napas akibat kelangkaan energi.
Pemicu utamanya adalah penyusutan cadangan minyak mentah global yang kini terkuras dalam kecepatan yang mencetak rekor sejarah. Kemacetan total arus kapal tanker di Selat Hormuz menjadi biang keladi utamanya.
Populer
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43
Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19
Senin, 25 Mei 2026 | 23:14
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04
UPDATE
Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58
Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43
Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27
Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07
Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36
Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24
Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16
Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12
Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03
Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47