Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Saham Teknologi Bantu Wall Street Cetak Rekor

SABTU, 30 MEI 2026 | 08:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup di level tertinggi berkat kinerja positif yang dipimpin sektor teknologi.
Pada penutupan perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 363,49 poin atau 0,72 persen dan ditutup di level 51.032,46. Sementara S&P 500 naik 0,22 persen ke 7.580,06 dan Nasdaq Composite menguat 0,2 persen menjadi 26.972,62. Ketiga indeks utama tersebut juga sempat mencetak rekor tertinggi baru selama sesi perdagangan.
Penguatan pasar didorong oleh lonjakan saham-saham teknologi, terutama setelah sejumlah perusahaan melaporkan kinerja yang jauh lebih baik dari perkiraan.

Salah satu yang paling menonjol adalah Dell Technologies. Saham perusahaan ini melonjak hampir 33 persen, mencatatkan kenaikan harian terbesar dalam sejarahnya. Lonjakan terjadi setelah perusahaan melaporkan pendapatan dan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi analis serta menaikkan proyeksi pendapatan untuk satu tahun penuh.


Saham Micron Technology juga naik sekitar 5 persen, sementara Qualcomm menguat 3 persen. Secara bulanan, performa keduanya sangat impresif. Micron melonjak hampir 88 persen sepanjang Mei, sedangkan Qualcomm naik hampir 40 persen.

Kinerja kuat sektor teknologi juga tercermin dari dana investasi teknologi Technology Select Sector SPDR Fund (XLK) yang naik hampir 20 persen selama Mei dan mencapai level tertinggi baru dalam 52 minggu terakhir.

Secara bulanan, Nasdaq menjadi indeks dengan performa terbaik. Indeks yang didominasi saham teknologi itu melonjak lebih dari 8 persen sepanjang Mei. S&P 500 naik sekitar 5 persen, sedangkan Dow Jones menguat hampir 3 persen.

Dalam sepekan terakhir, ketiga indeks utama juga mencatat kenaikan. Nasdaq memimpin dengan penguatan lebih dari 2 persen, disusul S&P 500 yang naik lebih dari 1 persen, sementara Dow Jones bertambah sedikit di bawah 1 persen.

Selain Dell, sejumlah saham teknologi lainnya juga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, termasuk Apple, Broadcom, CrowdStrike, Palo Alto Networks, Micron, Qualcomm, serta Hewlett Packard Enterprise.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya