Berita

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir bersama Deputi Menteri Luar Negeri Tajikistan, Idibek Kalandar (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Indonesia Ajak Tajikistan Tingkatkan Hubungan dengan ASEAN

JUMAT, 29 MEI 2026 | 16:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia mengajak Tajikistan mempererat hubungan dan meningkatkan interaksi dengan ASEAN sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas serta kerja sama lintas kawasan di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan konsultasi bilateral Indonesia-Tajikistan yang dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir bersama Deputi Menteri Luar Negeri Tajikistan, Idibek Kalandar di Dushanbe, 27 Mei 2026.

Pada kesempatan itu, Indonesia secara khusus mendorong penguatan hubungan antara ASEAN dan Asia Tengah. 


Tajikistan diharapkan dapat meningkatkan interaksi dan kolaborasi dengan ASEAN, termasuk melalui kemungkinan bergabung dalam Treaty of Amity and Cooperation (TAC) serta membuka Kedutaan Besar sekaligus Perwakilan Tetap untuk ASEAN di Jakarta.

“Indonesia memandang Tajikistan sebagai mitra penting dalam memperkuat konektivitas dan kerja sama lintas kawasan antara ASEAN dan Asia Tengah, seiring meningkatnya dinamika geopolitik dan kebutuhan akan kolaborasi global yang lebih inklusif,” ujar Wamenlu Tata.

Selain isu kawasan dan geopolitik internasional, kedua pihak turut membahas peluang kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, industri hilirisasi, hingga transformasi digital yang mendukung pembangunan berkelanjutan. 

Hubungan sosial budaya juga menjadi perhatian, termasuk penguatan kerja sama pariwisata, pendidikan, dan pertukaran budaya antarmasyarakat.

Sebagai hasil konkret pertemuan, kedua Wakil Menteri Luar Negeri menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Pembentukan Komite Konsultasi Bilateral.

Kesepakatan itu dinilai menjadi tonggak baru hubungan Indonesia-Tajikistan sekaligus mempertegas komitmen Indonesia memperluas kemitraan strategis dengan negara-negara Asia Tengah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya