Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Global

Prabowo Ingatkan Dampak Konflik Timteng Terhadap Rantai Pasok Energi Dunia

JUMAT, 29 MEI 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan bahwa eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi mengguncang stabilitas energi global dan mengganggu rantai pasok dunia. 

Pernyataan itu disampaikan Prabowo usai menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Kamis, 28 Mei 2026.

Dalam keterangannya, Prabowo menegaskan bahwa stabilitas kawasan Timur Tengah memiliki pengaruh besar terhadap kondisi ekonomi internasional. 


Menurutnya, ketegangan geopolitik di kawasan tersebut tidak hanya berdampak regional, tetapi juga dapat memicu gangguan serius terhadap distribusi energi dan perdagangan global.

“Saya sependapat dengan Presiden Macron bahwa stabilitas Timur Tengah sangat penting dan akan berdampak langsung pada kondisi energi dunia dan rantai pasok global,” ujar Prabowo.

Karena itu, Kepala Negara menilai upaya menciptakan perdamaian di Timur Tengah harus menjadi perhatian bersama komunitas internasional. 

Dia menekankan, perdamaian di kawasan tersebut bukan sekadar agenda politik regional, melainkan kepentingan global yang menyangkut stabilitas dunia.

“Karena itu perdamaian di kawasan Timur Tengah menjadi kepentingan kita bersama,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengapresiasi langkah Prancis yang dinilai aktif mendorong dukungan internasional terhadap solusi dua negara bagi Palestina. 

“Saya juga sangat gembira bahwa Perancis salah satu pelopor yang mengajak banyak negara di Eropa dan di Barat untuk mendukung solusi dua negara, kemerdekaan Palestina,” kata Prabowo.

Prabowo kembali menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina sebagai syarat terciptanya perdamaian abadi di Timur Tengah. 

“Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara, tanpa keadilan bagi rakyat Palestina,” tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya