Berita

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono dalam acara coffee morning bersama media di Malacca Toast Cafe, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Mei 2026 (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Pertahanan

Kadispenad Ungkap Dampak Ekonomi Kehadiran Batalyon TNI di Daerah

JUMAT, 29 MEI 2026 | 13:11 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) bukan untuk mengambil alih peran sipil, melainkan membantu percepatan pembangunan dan penanganan masyarakat di daerah terpencil maupun rawan bencana.

Hal itu disampaikan Donny dalam acara coffee morning bersama media di Malacca Toast Cafe, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Mei 2026.

“Keberadaan satuan TNI bukan hanya menghadirkan unsur keamanan, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan di wilayah. Kehadirannya bersifat membantu dan mendukung pembangunan nasional, bukan mengambil alih peran institusi sipil,” kata Donny.


Menurutnya, keberadaan BTP telah terbukti membantu percepatan penanganan bencana di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Donny menilai proses evakuasi hingga pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat karena adanya batalyon di wilayah tersebut.

“Kita tidak bisa membayangkan pada saat itu tidak ada Batalyon Teritorial Pembangunan di sana. Kegiatan evakuasi dan pemulihan bisa terlambat. Tapi dengan adanya batalyon itu, semuanya bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Selain membantu penanganan bencana, Donny mengatakan keberadaan batalyon juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Ia mencontohkan pembangunan batalyon di wilayah Lebak, Banten, yang sebelumnya relatif sepi, namun kini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

“Dulu daerah itu sangat sepi. Tapi setelah ada batalyon, masyarakat mulai membuka warung makan, usaha jahit, sampai minimarket. Harga tanah di sekitar juga jadi meningkat,” jelasnya.

Donny menambahkan, TNI AD juga memberikan kontribusi pada sektor kesehatan dan pembangunan daerah. Menurutnya, setiap batalyon dilengkapi kompi kesehatan, peternakan, dan perikanan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

“Dengan adanya batalyon di daerah terpencil, masyarakat yang tadinya harus menempuh perjalanan jauh untuk berobat sekarang bisa terbantu lebih cepat,” katanya.

Di sisi lain, Donny menyebut ribuan program sosial TNI AD selama ini belum banyak terekspos ke publik. Program tersebut meliputi pembangunan jembatan, bantuan kesehatan, pendidikan, hingga distribusi logistik ke daerah terpencil.

Ia menegaskan, TNI AD saat ini tidak hanya berfokus pada pertahanan militer, tetapi juga hadir untuk mendukung kesejahteraan rakyat dan menjaga stabilitas nasional secara bersamaan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya