Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL)

Politik

Dulu Diserang Netizen Kini Bahlil Dibuatkan Lagu

JUMAT, 29 MEI 2026 | 13:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia kembali menjadi perbincangan publik.

Belakangan, nama Bahlil ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul jingle berjudul “MBG” atau “Mas Bahlil Ganteng” yang viral dan banyak digunakan warganet di berbagai platform digital.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai kemunculan lagu tersebut menunjukkan perubahan cara publik memandang Bahlil. Jika sebelumnya Bahlil kerap mendapat serangan terbuka dari netizen, kini justru muncul fenomena baru yang membuat namanya semakin populer di ruang digital.


“Netizen yang dulunya memberikan serangan-serangan yang cukup terbuka kepada Bahlil, tapi belakangan Bahlil menjadi salah satu fenomena dengan dibuatkan lagu yang kemudian berkembang cukup luar biasa di media sosial,” ujar Adi Prayitno lewat kanal Youtube miliknya, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurutnya, lagu “MBG” merupakan akumulasi berbagai komentar dan pernyataan yang sebelumnya beredar di media sosial, lalu diaransemen menjadi karya musik yang mudah diterima publik.

“Kalau didengarkan lagunya juga bagus, nyaman didengarkan sebagai sebuah lagu,” katanya.

Adi menilai tidak mudah bagi seorang tokoh politik untuk menjadi pembicaraan netizen hingga akhirnya berkembang menjadi percakapan publik yang viral di media sosial.

Karena itu, terlepas dari berbagai kekurangan dan kontroversi yang melekat pada Bahlil, Adi melihat fenomena lagu tersebut sebagai sesuatu yang menandai hadirnya pola baru dalam politik Indonesia.

“Ketika begitu banyak narasi yang bermunculan terkait dengan Bahlil, salah satunya lewat lagu ini, itu menunjukkan Bahlil sebagai fenomena baru dalam politik Indonesia,” jelasnya.

Adi juga mengingatkan publik tidak melupakan rekam jejak politik Bahlil yang dinilai telah teruji di berbagai bidang.

“Banyak yang lupa kalau Bahlil ini teruji dalam berbagai bidang politik,” tambahnya.

Meski lagu tersebut diduga dibuat sebagai bentuk kritik satir terhadap Bahlil, Adi menilai efek yang muncul justru sebaliknya. Lagu-lagu yang menyasar Bahlil malah semakin dikonsumsi dan diterima publik luas.

“Lagu ini mungkin ingin mengkritik Bahlil dengan nada satir. Tapi kalau itu niatnya, itu salah fatal. Karena secara perlahan lagu-lagu yang diproduksi yang menyasar Bahlil ini ternyata dikonsumsi oleh publik,” pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya