Berita

Representative Image (Foto: Istimewa)

Dunia

Maroko Geser Afsel sebagai Kekuatan Industri Utama Afrika

JUMAT, 29 MEI 2026 | 09:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Maroko resmi menggeser Afrika Selatan (Afsel) sebagai kekuatan industri utama di Afrika berdasarkan laporan terbaru Bank Pembangunan Afrika atau African Development Bank (AfDB).

Pergeseran tersebut menandai perubahan signifikan dalam lanskap ekonomi benua Afrika yang selama ini didominasi Pretoria di sektor industri dan manufaktur.

Dalam laporan Africa Industrialisation Index 2025 yang diluncurkan pada Pertemuan Tahunan AfDB di Brazzaville, Maroko dinilai berhasil melesat ke posisi puncak berkat kebijakan industrialisasi yang konsisten, diversifikasi ekspor, serta ekspansi sektor manufaktur yang agresif dalam beberapa tahun terakhir.


AfDB menyebut Maroko kini semakin kokoh sebagai pusat manufaktur dan ekspor yang menghubungkan pasar Eropa, Afrika, hingga Timur Tengah. 

"Perkembangan ini menandakan perubahan keseimbangan pengaruh ekonomi di Afrika, dengan Maroko semakin memposisikan dirinya sebagai pusat manufaktur dan ekspor yang menghubungkan Eropa, Afrika, dan Timur Tengah," ungkap laporan tersebut, dikutip Jumat, 29 Mei 2026. 

Di sisi lain, Afrika Selatan yang masih menjadi salah satu raksasa industri Afrika dinilai menghadapi penurunan daya saing akibat berbagai tantangan ekonomi domestik.

Laporan tersebut juga menyoroti ketimpangan industrialisasi di Afrika. Kawasan Afrika Utara dan Afrika Selatan masih mendominasi produksi industri dan kecanggihan ekspor, sementara banyak negara di Afrika Timur, Barat, dan Tengah masih tertinggal dalam kapasitas manufaktur serta jaringan produksi regional.

Selain itu, AfDB mengungkap lemahnya perdagangan intra-Afrika yang dinilai menjadi salah satu hambatan utama industrialisasi kawasan. 

Perdagangan antarnegara Afrika tercatat hanya mencapai 14,4 persen dari total perdagangan, mencerminkan rantai pasok yang terfragmentasi dan minimnya integrasi industri di antara negara-negara Afrika.

Indeks tersebut mengukur perkembangan industrialisasi di 54 negara Afrika sepanjang periode 2010 hingga 2024. Hasilnya menunjukkan sebanyak 41 negara mengalami peningkatan skor industrialisasi, sementara performa industri Afrika secara keseluruhan tumbuh sebesar 6 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya