Berita

Menteri Keuangan AS Scott Bessent ancam Oman terkait Selat Hormuz (Akun X @SecScottBessent)

Dunia

Oman Terancam Sanksi AS Terkait Selat Hormuz

JUMAT, 29 MEI 2026 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap Oman jika negara Teluk itu membantu Iran menerapkan sistem pungutan kapal di Selat Hormuz. 

Ancaman tersebut disampaikan Menteri Keuangan AS Scott Bessent lewat unggahan di media sosial X, tepat di tengah meningkatnya ketegangan Washington dengan Teheran terkait jalur pelayaran strategis dunia itu.

Bessent menegaskan pemerintahan Presiden Donald Trump tidak akan membiarkan Iran maupun pihak lain mengganggu kebebasan perdagangan internasional di Selat Hormuz. 


“Oman harus memahami bahwa Departemen Keuangan AS akan secara agresif menargetkan pihak mana pun yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, dalam penerapan pungutan di Selat Hormuz,” ujar Bessent melalui media sosial, dikutip Jumat, 29 Mei 2026.

Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Trump melontarkan ancaman keras terhadap Oman, yang selama ini dikenal sebagai sekutu dekat AS dan mediator konflik Timur Tengah. Saat ditanya soal kemungkinan pengelolaan bersama Selat Hormuz oleh Iran dan Oman, Trump berkata, “Tidak ada yang akan menguasainya. Itu adalah perairan internasional, dan Oman harus bersikap seperti negara lain, atau kami akan menghancurkan mereka.”

Iran sebelumnya mengusulkan agar pengelolaan Selat Hormuz dilakukan bersama Oman. Namun hingga kini Muscat belum menyatakan dukungan resmi terhadap usulan tersebut. Meski begitu, Washington tetap menunjukkan sikap keras terhadap kemungkinan kerja sama itu.

Bessent mengatakan Trump ingin menegaskan pentingnya kebebasan navigasi di Selat Hormuz. 

“Semua negara harus menolak upaya Iran mengganggu arus perdagangan. Era Iran meneror kawasan dan dunia telah berakhir,” ujarnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya