Berita

Calon Ketua Umum BPP HIPMI sekaligus CoFounder Haluan Digital Network Anthony Leong. (Foto: Dok HIPMI)

Bisnis

HIPMI Didorong Jadi Pemain Utama Ekonomi Digital RI

KAMIS, 28 MEI 2026 | 17:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) didorong menjadi pemain utama dalam ekonomi digital nasional, seperti e-commerce, social commerce, artificial intelligence (AI), hingga live streaming commerce yang terus tumbuh pesat.

Calon Ketua Umum BPP HIPMI sekaligus CoFounder Haluan Digital Network Anthony Leong mengatakan, generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam motor baru pertumbuhan ekonomi tersebut.

“Ekonomi digital bukan lagi masa depan, tetapi sudah menjadi realitas ekonomi hari ini. Pengusaha muda Indonesia harus menjadi pemain utama, bukan hanya penonton di negeri sendiri,” kata Anthony dalam keterangannya, Kamis 28 Mei 2026.


Ia menjelaskan, Indonesia saat ini menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan nilai mencapai sekitar 100 miliar dolar AS pada 2025. 

Dari angka tersebut, sektor e-commerce masih menjadi kontributor terbesar dengan nilai transaksi sekitar 71 miliar Dolar AS atau tumbuh 14 persen dibanding tahun sebelumnya.

Anthony menilai perubahan perilaku konsumen pascapandemi telah mengubah pola perdagangan global secara fundamental. Masyarakat kini semakin terbiasa berbelanja melalui platform digital, media sosial, hingga live streaming commerce yang menggabungkan hiburan, interaksi, dan transaksi secara langsung.

“Sekarang handphone bisa menjadi toko, studio, sekaligus pasar global. Karena itu pengusaha muda harus adaptif terhadap perubahan pola konsumsi digital,” kata Anthony.

Menurut Anthony, live streaming commerce menjadi salah satu model bisnis paling potensial saat ini, khususnya bagi UMKM dan brand lokal untuk memperluas pasar dengan biaya promosi yang lebih efisien.

Namun demikian, Anthony menilai masih banyak pengusaha muda Indonesia yang belum maksimal memanfaatkan ekonomi digital karena keterbatasan literasi teknologi, branding digital, akses pasar, hingga kemampuan membangun konten kreatif.

“HIPMI harus menjadi akselerator pengusaha digital Indonesia. Kita harus membantu anggota tidak hanya kuat offline, tetapi juga kuat di platform digital global,” pungkas Anthony.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya