Berita

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: Istimewa)

Politik

Golkar: Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Cute dan Menghibur

KAMIS, 28 MEI 2026 | 17:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar angkat bicara perihal lagu “MBG, Mas Bahlil Ganteng” yang viral di media sosial (medsos) akhir-akhir ini. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji berpandangan bahwa hal itu merupakan bentuk kreativitas netizen dalam mengapresiasi kerja keras Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Sarmuji mengaku mendapat banyak pertanyaan dari wartawan terkait lagu tersebut, terutama soal anggapan bahwa liriknya mengandung body shaming atau unsur bullying.


“Lagunya sendiri cukup cute dan menghibur,” kata Sarmuji dalam keterangan resminya, Kamis 28 Mei 2026.

Sarmuji menegaskan pihaknya sama sekali tidak melihat lagu tersebut sebagai bentuk penghinaan fisik. Ia justru memaknainya sebagai ekspresi positif yang lahir dari budaya masyarakat.

“Mas Bahlil Ganteng bagi saya bukan body shaming dan bukan sarkastis. Saya yang mengenal dengan baik budaya dan sastra Jawa dengan "sanepan", satu pemaknaan yang berkebalikan dari makna leksikal, alarm saya pasti menyala jika ada unsur sarkastis,” kata Sarmuji.

Ia menjelaskan, dalam budaya Jawa terdapat banyak ungkapan yang menggunakan makna terbalik sebagai bentuk sindiran halus. Namun menurutnya, lagu “Mas Bahlil Ganteng” sama sekali tidak memiliki nuansa demikian.

Sarmuji bahkan menyebut kata “ganteng” yang disematkan kepada Bahlil bisa dimaknai lebih luas, tidak sekadar soal fisik.

“Bagi saya kerja-kerja Pak Bahlil selama ini bisa diwakilkan dengan kata keren, cakep, bagus atau semisalnya,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPR ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya