Berita

Kunjungan mantan Presiden RI Joko Widodo ke kediaman Presiden RI, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa)

Politik

Bukan Pejabat, Jokowi Lebih Baik Kurangi Tampil di depan Publik

KAMIS, 28 MEI 2026 | 13:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan tidak melakukan langkah yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional. Jokowi lebih pada mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai ada rencana besar Jokowi saat keliling Indonesia.

"Jokowi keliling Indonesia untuk "merecoki" Kestabilan politik dan nasional," kata Efriza RMOL, Kamis 28 Mei 2026.


Efriza menyarankan Jokowi sebagai mantan Presiden ke-7 RI agar bersikap sebagai negarawan, dan tidak perlu selalu tampil di publik.

Apalagi, kata Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) ini, sampai merencanakan keliling Indonesia yang bersifat multitafsir, seperti seolah-olah masih menjadi pemimpin Negeri yang mendegradasi kepemimpinan Presiden Prabowo.

"Semestinya Jokowi menunjukkan kepercayaannya yang besar dan dukungannya kepada Prabowo, bukan malah menjadi sumber permasalahan politik di negeri ini," demikian Efriza.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya