Berita

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir (Kemlu RI)

Dunia

RI Ingatkan Potensi Konflik Global akibat Perebutan Sumber Daya Air

KAMIS, 28 MEI 2026 | 12:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia memperingatkan potensi meningkatnya konflik global di masa depan akibat perebutan akses dan penguasaan sumber daya air. 

Peringatan itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam forum the 4th High-Level International Conference on the International Decade for Action “Water for Sustainable Development” 2018-2028 atau Dushanbe Water Conference 2026 (DWC2026) di Dushanbe, Tajikistan, pada 25-28 Mei 2026.

Dalam pidatonya, Wamenlu yang akrab disapa Tata itu menegaskan bahwa air kini tidak lagi hanya dipandang sebagai kebutuhan dasar manusia, melainkan telah berkembang menjadi sumber daya strategis yang menopang stabilitas ekonomi dan pembangunan global. 


Menurutnya, tantangan ketahanan air akan menjadi salah satu ujian terbesar bagi agenda pembangunan berkelanjutan dunia.

“Air kini menjadi sumber daya strategis yang juga menopang ekonomi digital global. Jika sebelumnya konflik perebutan sumber daya berfokus pada minyak dan lahan, ke depan kompetisi global diperkirakan akan semakin berkaitan dengan penguasaan dan akses terhadap air,” ujar Wamenlu Tata, seperti dikutip Kamis, 28 Mei 2026. 

Ia menjelaskan, dunia saat ini masih menghadapi ketimpangan besar dalam akses terhadap air bersih dan sanitasi layak. 

Di saat bersamaan, kebutuhan suplai air juga terus meningkat seiring pertumbuhan industri digital dan eksploitasi mineral kritis yang membutuhkan konsumsi air dalam jumlah besar.

Lebih lanjut, Wamenlu Tata menekankan bahwa krisis air tidak dapat dipandang semata sebagai persoalan lingkungan ataupun teknis. 

Menurutnya, isu air telah berkembang menjadi tantangan multidimensi yang berkaitan erat dengan stabilitas, keadilan, hingga masa depan tata kelola global.

Konferensi DWC2026 merupakan inisiatif Pemerintah Tajikistan bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperkuat komitmen global dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya target akses air bersih dan sanitasi. 

Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut sekaligus menegaskan komitmen Jakarta memperkuat kepemimpinan global di bidang air pasca penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Bali pada 2024.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya