Berita

Menlu RI Sugiono (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Menlu RI: Kemerdekaan Palestina Lewat Solusi Dua Negara Mutlak Dicapai

KAMIS, 28 MEI 2026 | 10:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono kembali menegaskan komitmen Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara atau two-state solution.

Penegasan itu disampaikan Sugiono dalam pernyataan video di New York yang dikutip pada Kamis, 28 Mei 2026.

Di tengah meningkatnya sorotan dunia terhadap konflik berkepanjangan di Palestina, Sugiono menilai isu tersebut menjadi ujian nyata bagi kredibilitas PBB dalam menjalankan mandat menjaga perdamaian dan keadilan internasional. 


“Indonesia juga kembali menekankan bahwa Palestina merupakan satu tes terhadap PBB, kepercayaan yang diberikan kepada PBB. Kita saksikan perjuangan yang dilakukan oleh rakyat Palestina, kita juga saksikan kekerasan yang terjadi di sana, penderitaan yang terjadi di sana," tegasnya. 

Sugiono kembali menggarisbawahi pentingnya realisasi kemerdekaan Palestina melalui skema solusi dua negara.

"Kita menggarisbawahi lagi bahwa kemerdekaan rakyat Palestina berdasarkan solusi dua negara merupakan sesuatu yang mutlak harus dicapai," kata Sugiono.

Sugiono menekankan, peran Dewan Keamanan PBB menjadi sangat penting dalam mendorong langkah-langkah konkret penyelesaian konflik.

Indonesia memandang lembaga tersebut memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan hukum internasional dan prinsip kemanusiaan tetap ditegakkan.

"Untuk ini tentu saja peran PBB, peran Dewan Keamanan merupakan sesuatu yang sangat instrumental dalam rangka mencapai tujuan tersebut,” ujar Sugiono.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya