Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Bergerak Merah Menanti Perkembangan Iran-AS

KAMIS, 28 MEI 2026 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026, di tengah perhatian investor yang masih tertuju pada perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang masih diliputi ketidakpastian. 

Dikutip dari CNBC International, mayoritas bursa Asia bergerak di zona merah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,76 persen, sementara indeks Topix melemah 0,71 persen. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi terkoreksi 0,29 persen dan Kosdaq turun 0,25 persen.


Pasar Australia juga ikut tertekan dengan indeks S&P/ASX 200 turun 0,75 persen. Sementara indeks Hang Seng Hong Kong dan Shanghai Composite China bergerak terbatas saat jeda perdagangan siang hari. Di India, indeks Nifty 50 turun tipis 0,03 persen.

Terkait perkembangan terbaru negosiasi dengan Iran, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dalam pernyataannya mengatakan pembicaraan menunjukkan perkembangan positif dan Washington akan memberikan “setiap kesempatan agar negosiasi berhasil.” Ia menegaskan AS tetap mengutamakan jalur diplomatik untuk menyelesaikan ketegangan yang terjadi.

Namun, ketidakpastian masih membayangi pasar setelah Presiden Donald Trump menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Iran menguasai Selat Hormuz, jalur penting perdagangan minyak dunia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya