Berita

Ilustrasi (Artificial INteligence)

Bisnis

Rupiah Melemah, Industri Manufaktur Justru Tancap Gas

RABU, 27 MEI 2026 | 14:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor manufaktur nasional menunjukkan kinerja posiif di tengah guncangan global dan lesunya nilai tukar Rupiah. 

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Mei 2026 melonjak ke angka 53,56, naik 1,81 poin dari pencapaian April 2026 yang berada di posisi 51,75. 

Angka ini menegaskan bahwa industri dalam negeri masih kokoh berada di zona ekspansi.


Melesatnya optimisme para pelaku usaha ini tidak lepas dari langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik.

“IKI yang naik signifikan pada Mei ini merupakan ungkapan optimisme pelaku industri atas keputusan Bapak Presiden Prabowo yang tidak menaikkan harga BBM subsidi. Kebijakan tersebut membuat inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat, terutama terhadap produk manufaktur, meningkat,” kata Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief, di Jakarta, dikutip Rabu 27 Mei 2026

Kondisi pasar domestik yang kondusif turut didukung oleh inflasi tahunan April 2026 yang melandai di angka 2,42 persen, serta Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang bertahan di level optimistis 123,0. Tren positif ini langsung direspons cepat oleh sektor industri dengan menggenjot kapasitas produksi mereka.

“Inflasi yang terkendali dan IKK yang tetap berada di level 123 menunjukkan demand domestik, terutama konsumsi rumah tangga terhadap produk manufaktur, masih kuat. Industri merespons kondisi tersebut dengan meningkatkan utilisasi produksi,” ujar Febri.

Berdasarkan data Kemenperin, variabel produksi menjadi motor utama kenaikan IKI Mei 2026 setelah melompat 3,86 poin ke level 55,20, rekor tertinggi sejak Januari 2025. Di sisi lain, variabel pesanan baru naik ke posisi 53,47, sementara pengelolaan persediaan bertahan di level 51,33. Fakta ini menunjukkan seluruh komponen pembentuk IKI kompak berada di zona ekspansi.

Ketangguhan manufaktur saat ini merata di hampir seluruh lini. Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dipantau, 20 di antaranya sukses berada di fase ekspansi, dengan industri pakaian jadi serta industri kertas menjadi penyumbang nilai IKI tertinggi. Gabungan subsektor ini menguasai hingga 97,8 persen PDB Industri Pengolahan Nonmigas pada kuartal I 2026.

Menariknya, pertumbuhan tidak hanya terjadi pada sektor luar negeri. IKI untuk industri berorientasi ekspor tercatat naik ke level 53,73 dari sebelumnya 52,28. Namun, lompatan lebih tinggi justru dibukukan oleh industri berorientasi pasar domestik, yang melejit dari posisi 50,90 menjadi 53,46.

Febri menilai, penguatan performa ini membuktikan bahwa pasar lokal adalah bantalan utama yang menyelamatkan industri nasional dari ketidakpastian global.

“Pasar domestik masih menjadi kekuatan utama industri manufaktur Indonesia dalam menghadapi tekanan global,” pungkas Febri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya