Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Jantung Jokowi Bisa Copot kalau Kasus Ijazah Disidangkan

RABU, 27 MEI 2026 | 12:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi, yang melibatkan Roy Suryo cs sebagai tersangka sudah lebih dari satu tahun belum juga naik ke meja pengadilan. 

Polda Metro Jaya belum juga mampu merampungkan berkas perkara secara lengkap (P21). Hal ini menimbulkan pertanyaan publik.

Salah satunya disuarakan peneliti media dan politik Buni Yani melalui akun Facebook pribadinya, dikutip Rabu 27 Mei 2026.


Buni Yani menduga penyidik Polda Metro Jaya menggantung kasus dugaan ijazah palsu Jokowi demi kebaikan ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka tersebut.

"Menurut hasil penelitian terbaru, Jokowi tak punya ijazah. Makanya jantungnya bisa copot kalau kasusnya naik ke pengadilan," kata Buni Yani.

Unggahan Buni Yani tersebut dikomentari banyak warganet.

"Sebelum dipersekusi, Lisa AI UGM sudah mengatakan bahwa Jokibul tidak lulus UGM," kata Kang Arno.

"dari pernyataan dia sendiri IPK saya kurang dari 2 itu saja udah jelas klau bodong hhaha," sambung Muhamad Nur Cholik.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menjelaskan perkembangan berkas perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dengan tersangka Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.

Budi memastikan pihaknya bakal menyampaikan jika berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat. Pasti kami akan menyampaikan. Untuk P21 tahap dua untuk Bapak Roy suryo dan ibu Tifa pasti akan kami sampaikan,” kata Budi di Jakarta, Jumat 22 Mei 2026.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya