Berita

Dubes RI untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

KBRI Kuala Lumpur Ungkap 18 WNI Selamat dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Malaysia

RABU, 27 MEI 2026 | 12:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur terus mengawal penanganan insiden kapal yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) di perairan Perak, Malaysia. 

Sejak menerima informasi mengenai peristiwa tersebut pada 11 Mei 2026, perwakilan RI bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan berbagai otoritas Malaysia guna memastikan perlindungan dan penanganan menyeluruh bagi para korban.

Koordinasi dilakukan dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Polis Diraja Malaysia (PDRM), Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), IPK Perak, IPD Manjung, Jabatan Kesehatan Masyarakat (JKM), hingga Rumah Sakit Teluk Intan.


Dalam perkembangan terbaru, KBRI Kuala Lumpur telah memperoleh akses untuk bertemu langsung dengan 18 WNI yang berhasil selamat dari insiden tersebut. 

Pertemuan dilakukan untuk memverifikasi identitas, menggali informasi terkait kejadian, sekaligus memastikan kondisi para korban. 

"Berdasarkan hasil identifikasi awal, para WNI yang selamat diketahui berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Lampung, Banten, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara," ungkap KBRI Kuala Lumpur dalam pernyataan resmi, Rabu, 27 Mei 2026.

Selain itu, lima WNI lainnya masih menjalani pemeriksaan lanjutan oleh PDRM karena diduga memiliki keterkaitan dengan tindak pengiriman migran ilegal. 

Meski demikian, KBRI memastikan seluruh WNI yang berhasil selamat berada dalam kondisi baik dan sehat.

Sementara itu, berdasarkan koordinasi dengan Rumah Sakit Teluk Intan, jumlah WNI yang meninggal dunia akibat insiden kapal tersebut terkonfirmasi sebanyak 16 orang. 

Untuk mempercepat proses identifikasi korban, KBRI Kuala Lumpur bekerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam penelusuran keluarga korban serta pengambilan sampel DNA dari pihak keluarga yang diduga memiliki hubungan dengan korban meninggal.

Pemerintah Indonesia melalui KBRI Kuala Lumpur menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kasus secara intensif. 

Upaya koordinasi dengan otoritas Malaysia dan instansi terkait di Indonesia terus dilakukan, termasuk menjaga komunikasi aktif dengan keluarga korban guna menyampaikan perkembangan terkini proses penanganan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat yang merasa memiliki anggota keluarga yang kemungkinan terkait dengan insiden tersebut atau membutuhkan informasi lebih lanjut agar segera menghubungi Hotline Pelindungan KBRI Kuala Lumpur di +60 17-668 8032.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya