Berita

Anggota Kehormatan Partai Gerakan Rakyat Anies Baswedan. (Foto: Facebook Anies Baswedan)

Politik

Kendaraan Politik Anies Belum Mapan Lawan Parpol Nasionalis di Pemilu 2029

SELASA, 26 MEI 2026 | 13:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Adi Prayitno menilai Anies Baswedan masih kerap dipandang sebagai figur yang mewakili wajah kekuatan politik Islam menjelang kontestasi Pemilu 2029.

Namun demikian, Adi menilai posisi politik Anies saat ini belum cukup kuat karena belum memiliki kendaraan politik yang mapan untuk bertarung pada Pilpres mendatang.

“Figur Anies Baswedan mungkin dianggap mewakili kelompok yang mewakili wajah kekuatan politik Islam. Tapi per hari ini, Anies Baswedan kalau bicara kendaraan politiknya tidak ada,” kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 26 Mei 2026.


Ia menjelaskan harapan terbesar Anies untuk bisa kembali berkompetisi pada Pilpres 2029 bergantung pada perkembangan Partai Gerakan Rakyat yang saat ini sedang bertransformasi dari basis relawan politik menjadi partai politik.

Menurut Adi, apabila Partai Gerakan Rakyat nantinya lolos sebagai peserta Pemilu, bukan tidak mungkin partai tersebut akan mengusung Anies sebagai calon presiden pada Pilpres 2029.

“Kalau partai ini lolos sebagai peserta pemilu, bukan tidak mungkin akan mengusung Anies Baswedan menjadi salah satu capres di 2029,” lanjutnya.

Meski begitu, Adi menilai kekuatan Partai Gerakan Rakyat masih belum bisa dibandingkan dengan partai-partai nasionalis besar yang sudah lebih dulu mapan di panggung politik nasional.

“Kalau bicara tentang kekuatan partainya, Partai Gerakan Rakyat tidak apple to apple dibandingkan dengan partai nasionalis yang sudah besar,” jelasnya.

Karena itu, Adi berpandangan dari sisi figur, popularitas, maupun elektabilitas, posisi Anies saat ini masih berada jauh di bawah Presiden Prabowo Subianto.

“Maka dari segi figur, popularitas, serta elektabilitas, tentu Anies Baswedan masih jauh di bawah Prabowo,” pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya