Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Kospi Terbang ke Rekor Baru, Bursa Asia Masih Dibayangi Drama AS-Iran

SELASA, 26 MEI 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia bergerak bervariasi di tengah meningkatnya harapan pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran.

Dikutip dari CNBC International, Selasa 26 Mei 2026, indeks Kospi Korea Selatan menjadi sorotan utama setelah mencetak rekor tertinggi baru saat perdagangan dibuka kembali usai libur nasional. Kospi sempat menyentuh level 8.094,90 dan kemudian menguat sekitar 3,19 persen ke posisi 8.097,73. Sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga naik 2,12 persen.

Penguatan pasar Korea Selatan didorong oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengatakan bahwa negosiasi dengan Iran “berjalan dengan baik”. Harapan meredanya konflik geopolitik membuat investor kembali masuk ke aset berisiko, termasuk saham Asia.


Di Jepang, pergerakan pasar justru cenderung melemah akibat aksi ambil untung. Indeks Nikkei 225 turun sekitar 0,18 persen, sedangkan Topix terkoreksi 0,36 persen. Penurunan terjadi setelah Nikkei sehari sebelumnya berhasil menembus level psikologis 65.000 untuk pertama kalinya.

Pasar Australia juga bergerak di zona merah. Indeks S&P/ASX 200 turun sekitar 0,17 persen pada awal perdagangan. 

Sementara itu, kontrak berjangka Indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.430, lebih rendah dibanding penutupan terakhir Jumat lalu di posisi 25.606,03.

Dari China dan India, perdagangan saham berlangsung cenderung hati-hati. Indeks Shanghai Composite dan Nifty 50 bergerak tipis di tengah investor yang masih memantau perkembangan hubungan AS-Iran serta arah harga minyak dunia.

Meski optimisme mulai muncul, pasar tetap waspada setelah militer AS mengonfirmasi adanya serangan terhadap lokasi peluncuran rudal Iran dan kapal yang diduga mencoba memasang ranjau di wilayah selatan Iran. Situasi tersebut membuat investor global masih berhitung terhadap potensi risiko konflik yang lebih luas.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya