Berita

Kuasa hukum Ilma Sani Fitriana, Gufroni. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Hukum

Kuasa Hukum Beberkan Perlakuan Hercules ke Ilma Sani di Markas GRIB Jaya

SELASA, 26 MEI 2026 | 00:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru atau GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal, dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut dugaan berbagai dugaan tindak pidana dari penculikan hingga ancaman.

Laporan dibuat oleh anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana yang mengaku dibawa paksa dan diinterogasi para anggota GRIB Jaya di markas organisasi kemasyarakatan tersebut, kawasan Kedoya, Jakarta Barat pada Minggu, 17 Mei 2026.

Ilma membuat dua laporan di Polda Metro Jaya. Satu laporan dilayangkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/3678/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 22 Mei 2026. Sedangkan, satu laporan lagi diserahkan ke Direktorat Siber, terdaftar dengan nomor LP/B/3679/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 Mei 2026. 


Ketua Riset dan Advokasi Publik LBH AP PP Muhammadiyah selaku kuasa hukum Ilma Sani, Gufroni membeberkan kronologi kejadian menimpa kliennya tersebut yang berawal di kediaman Ahmad Bahar, kawasan Cimanggis, Depok.

“Ahmad Bahar jadi tidak tahu ada peristiwa bahwa ada kedatangan beberapa orang (ke rumahnya), yang kemudian semakin sore, semakin banyak. Mungkin ini diperintahkan Hercules untuk dibawa. Entah siapa pun yang ada di rumah,” kata Gufroni dikutip dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Senin malam, 25 Mei 2026.

Ilma yang saat itu ketakutan mendapat ancaman dari salah seorang anggota GRIB Jaya.

“Bahkan ada satu masuk ke dalam rumah, mencari keberadaan Ahmad Bahar di tiap ruangan-ruangan di dalam rumah itu,” jelasnya Gufroni.

Ia lantas mengungkap ada security hingga anggota Kamtibmas yang coba meredakan situasi tersebut. Namun tidak berdaya alias ciut di hadapan belasan preman.

Lanjut Gufroni, Ketua Rukun Warga (RW) setempat akhirnya datanya usai diminta ibunda Ilma untuk menemani putrinya.

“Akhirnya jam 5 lah dibawa dengan penuh ketakutan juga. Dengan Pak RW juga. Jadi Pak RW mendampingi itu karena dia diminta oleh keluarganya,” ungkap Gufroni.

Sesampainya di markas GRIB Jaya dan kemudian bertemu Hercules, sambung Gufroni, Ilma mendapat tindakan yang dinilai kurang manusiawi.

“Termasuk ada Pak RW juga di situ. Dia (Hercules) langsung tunjuk-tunjuk, ‘Kenapa kamu ngancam-ngancam saya? Kamu kenapa ngirim-ngirim video, ngancam-ngancam keluarga saya?’ Kata Hercules. Dia (Ilma) bilang, ‘saya tidak tahu itu handphone saya di-hack’, saya sudah jelaskan dari kemarin-kemarin,” tutur Gufroni menirukan ucapan Ilma.

Masih kata dia, Hercules selanjutnya menyuruh Ilma untuk melepas jilbab hingga menodongkan pistol yang kemudian diletuskan dua kali ke bawah.

“Hercules itu, gaya premanisme keluar di markasnya terhadap seorang perempuan. Syok dia (Ilma). Dia sudah tidak bisa menjelaskan lagi,” tandas Gufroni.

Pada Senin, 25 Mei 2026, GRIB Jaya melaporkan balik Ilma. Laporan tersebut diterima dan teregister dengan nomor LP/B/3749/V/2026/SPKT POLDA METRO JAYA tertanggal 25 Mei 2026. Ilma dipolisikan terkait Pasal 264 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana penyebaran berita bohong.

"Jadi laporan itu sebagai terlapornya saudari IF dan kawan-kawan. Laporannya menyebarkan berita dan informasi tidak lengkap, tidak pasti dan berlebihan," kata juru bicara tim kuasa hukum GRIB Jaya, Hika TA Putra kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya