Berita

Ilustrasi Pecel (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Pecel Masuk Dalam Daftar Salad Terbaik Taste Atlas, Ini Sejarahnya

SENIN, 25 MEI 2026 | 19:19 WIB | OLEH: TIFANI

Taste Atlas kembali merilis daftar terbaru “Top 100 Salads in the World” pada Rabu (15/4/2026). Daftar ini memuat berbagai hidangan salad dari berbagai negara berdasarkan penilaian pengguna global.

Menariknya, kuliner khas Indonesia ikut meramaikan peringkat tersebut. Salah satu yang mencuri perhatian adalah pecel, makanan tradisional dari Jawa Timur yang berhasil menembus posisi 10 besar dunia.

Berdasarkan data terbaru, pecel menempati peringkat ke-7 salad terbaik dunia. Taste Atlas mencatat total 19.437 ulasan hingga April 2026, dengan 11.015 di antaranya dinyatakan valid dalam sistem penilaian.


Mengutip laman Budaya Jatim, pecel Madiun tersusun dari beragam sayuran rebus. Bahan utamanya meliputi kacang panjang, kembang turi, kecambah, kenikir, bayam, daun singkong, dan daun pepaya.

Selain itu, beberapa pelengkap turut menambah cita rasa di antaranya lamtoro (petai cina), daun kemangi, dan potongan krai. Ciri khas lainnya terletak pada penyajian. 

Pecel Madiun umumnya dibungkus menggunakan daun pisang, sehingga memberi aroma alami yang khas. Hidangan ini semakin nikmat saat disajikan bersama nasi, peyek, serta lauk pendamping seperti tempe, tahu, empal daging, jeroan sapi, telur ceplok, atau telur asin.

Jejak Sejarah Pecel Sejak Era Mataram Kuno

Sejumlah literatur menyebut pecel sebagai hidangan kuno yang tetap bertahan hingga kini. Catatan awal mengenai pecel muncul dalam Kakawin Ramayana yang ditulis pada abad ke-9, pada masa Mataram Kuno di bawah pemerintahan Rakai Watukura Dyah Balitung (898–930 M).

Pecel juga tercatat dalam Prasasti Siman dari Kediri bertahun 865 Saka (943 M). Prasasti tersebut menyebut hidangan berbahan sayuran daun yang direbus lalu diolah dengan bumbu khusus.

Selain itu, kisah pecel muncul dalam Babad Tanah Jawi edisi Meinsma. Dalam naskah tersebut, Ki Ageng Karanglo menjamu Ki Ageng Pamanahan dengan hidangan nasi dan pecel saat pembukaan lahan di Mataram.

Makna pecel dalam babad merujuk pada daun-daunan rebus yang diperas. Hal ini tergambar dalam percakapan antara Sunan Kalijaga dan Ki Gede Pamanahan, yang menjelaskan asal-usul istilah “pecel”.

Tak hanya itu, pecel juga tercatat dalam Serat Centhini, kitab Jawa yang memuat beragam jenis makanan tradisional, termasuk sajian berbasis sayuran dan rempah.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya