Berita

(Foto: Dok. Muslim World League)

Nusantara

Warga Antusias Periksa Kesehatan di Klinik Medis Gratis Muslim World League

SENIN, 25 MEI 2026 | 14:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Lembaga kemanusiaan internasional Muslim World League (Rabithah Al-Alam Al-Islami) sukses menggelar program "Layanan Kesehatan Gratis: Klinik Medis Bergerak" di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam pelaksanaannya, Muslim World League menggandeng mitra Islamic Medical Service (IMS) dan PT Indofest Global Pratama, sebagai penggerak operasional utama di lapangan.

Aksi sosial kemanusiaan tersebut dipusatkan langsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Mabda Islam, Desa Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.


 Ponpes Mabda Islam bertindak sebagai pihak mitra strategis lokal yang dikerjasamakan guna memfasilitasi seluruh kebutuhan infrastruktur taktis, penyediaan tempat, serta mobilisasi massa di area perdesaan.

Kehadiran peralatan medis mutakhir beserta tim dokter ahli ke daerah berhasil memotong jarak dan biaya transportasi tinggi warga. Tercatat 510 warga mendapatkan manfaat langsung secara cuma-cuma melalui skema layanan komprehensif.

Pimpinan Ponpes Mabda Islam, Sandi Nopiandi menjelaskan, layanan kesehatan gratis menjangkau 352 orang dengan berbagai keluhan penyakit, sekitar 103 warga ikut pemeriksaan kesehatan gigi, dan 55 ibu hamil memanfaatkan layanan antenatal care (ANC) dan USG.

"Atas nama keluarga besar pesantren dan seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Muslim World League, IMS, dan PT Indofest Global Pratama yang telah membawa berkah kesehatan ke kampung kami," kata Sandi dalam keterangan tertulis, Senin 25 Mei 2026.

Menurut dia, kepedulian nyata bagi warga perdesaan adalah satu hal penting. Katanya, layanan kesehatan merupakan wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan.

"Insya Allah, setiap langkah kaki bapak-ibu dokter, setiap keringat para panitia, dan setiap kesembuhan warga hari ini akan dicatat sebagai amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi kita semua di Desa Nyalindung," kata Sandi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya