Berita

Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri bersama Tim Teknis dari Dinas Perhubungan, Dinas PUPR Papua dan Baperida melakukan peninjauan di dermaga dan area komersil serta Kantor UPP Korido, di Distrik Supiori Selatan, Supiori, Papua, Jumat, 22 Mei 2026. (Foto: Humas Kemenhub)

Nusantara

Pembangunan Pelabuhan Korido Perkuat Kedaulatan Maritim di Utara Papua

SENIN, 25 MEI 2026 | 05:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka memperkuat konektivitas wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) dan kedaulatan maritim utara Papua di Samudera Pasifik, pihak Pemprov Papua mendukung penuh upaya pengembangan pelabuhan Korido bersama-sama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido.

Kolaborasi tersebut dilakukan dengan penguatan proses pengembangan pelabuhan, antara lain kesepakatan bersama Pemerintah Provinsi Papua terkait penyusunan Detail Engineering Design atau DED Pelabuhan Korido oleh Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.

Adapun pengembangan Jangka Pendek Pelabuhan Korido meliputi studi dan analisis perpanjangan dermaga, area walkway, terminal penumpang, kantin dan area komersil untuk tahun anggaran 2027.


Langkah strategis ini ditandai penelitian teknis dan peninjauan lapangan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri bersama Tim Teknis dari Dinas Perhubungan, Dinas PUPR dan Baperida di dermaga dan area komersil serta Kantor UPP Korido di Distrik Supiori Selatan, Supiori, Papua, Jumat, 22 Mei 2026.

Gubernur Papua, Fakhiri menyampaikan, bahwa kerja sama ini merupakan momentum bersejarah karena menjadi kolaborasi pertama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan DED pengembangan suatu pelabuhan yaitu Pelabuhan Korido.

“Ini untuk memperkuat jalur distribusi logistik dan pergerakan angkutan laut di Papua khususnya di Supiori yang masuk wilayah 3TP,” kata Fakhiri dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.

Menurut dia, dari pelabuhan yang produktif jelas akan terbangun konektivitas yang hebat sehingga pertumbuhan ekonomi terus berkembangan dan berkelanjutan demi masa depan generasi mendatang melalui kemaritiman yang handal untuk Papua cerdas, sejahtera dan harmoni.

Sedangkan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Korido Willem Thobias Fofid, menyampaikan, Pelabuhan Korido memiliki peran strategis di Kawasan Pasifik sebagai pintu gerbang logistik dan penggerak ekonomi bagi seluruh wilayah kepulauan di utara Papua.

Tantangan geografis seringkali menjadi kendala aksesibilitas dan konektivitas, sehingga dibutuhkan pengembangan Pelabuhan Korido. Salah satunya telah dilakukan, yakni perpanjangan dermaga sehingga dapat menambah kapasitas operasional pelabuhan dalam melayani kapal-kapal dengan berukuran besar dan pembangunan kantin, terminal penumpang serta area walkway dan area komersil dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sebagai penumpang, termasuk pelaku usaha masyarakat lokal.

Menurut Willem Thobias Fofid, melalui sinergi ini dalam penyusunan dan finalisasi dokumen DED dapat memperkuat persyaratan dalam pengembangan pelabuhan kedepannya dan sinergi ini adalah jawaban atas tantangan keterbatasan infrastruktur di wilayah perbatasan.

“Semoga kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara, optimistis penguatan kedaulatan data pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan akan semakin aman dan terintegrasi, sekaligus memperkuat aspek pengawasan serta keselamatan pelayaran di wilayah timur Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Matius Wally yang juga merupakan Ketua Tim Teknis Penyusunan DED, menambahkan, bahwa sinergi dan kolaborasi menjadi langkah konkret dalam mewujudkan sinergitas layanan kepelabuhanan dan angkutan di perairan. Pemanfaatan teknologi operasional diharapkan mampu menghadirkan konektivitas layanan pelabuhan yang handal, terutama di wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan terestrial.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya