Berita

Wakapolda Lampung Brigjen Sumarto. (Foto: RMOLLampung)

Presisi

Bikin Begal Gemetar, Wakapolda Lampung Pimpin Patroli Skala Besar

MINGGU, 24 MEI 2026 | 17:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Wakapolda Lampung Brigjen Sumarto memimpin langsung jalannya patroli Quick Response (QR) Presisi di wilayah hukum Kota Bandar Lampung.

Patroli skala besar yang digelar pada Sabtu malam, 23 Mei 2026 ini dipusatkan di kawasan ikonik Tugu Adipura, Bandar Lampung. Langkah ini menjadi bukti komitmen korps bhayangkara dalam menghadirkan rasa aman serta menekan angka kejahatan jalanan (street crime).

Tidak main-main, tim gabungan yang diterjunkan merupakan personel pilihan dari berbagai satuan kerja. Mulai dari Ditkrimum, Ditintelkam, Ditsamapta, Ditpropam Polda Lampung, hingga Satuan Brimob Polda Lampung.


Brigjen Sumarto menegaskan, kehadiran Tim QR Presisi di lapangan utamanya ditujukan untuk memberikan efek gentar (deterrence effect) bagi para pelaku kriminal.

"Kehadiran tim ini diharapkan mampu memberikan efek deteren kepada para pelaku tindak pidana street crime, sehingga kita bisa mencegah terjadinya aksi kriminalitas di tengah masyarakat," tegas Sumarto dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Minggu, 24 Mei 2026.

Selain sebagai langkah pencegahan, tim ini juga dilatih untuk bergerak taktis dan cepat dalam merespons setiap laporan warga. Jika ditemukan tindak pidana di lapangan, petugas tidak akan segan melakukan tindakan tegas berupa tangkap tangan.

Untuk memaksimalkan kinerjanya, Tim QR Presisi Polda Lampung kini telah terintegrasi penuh dengan layanan pusat panggilan (Call Center) 110. Integrasi ini memangkas waktu respons petugas untuk tiba di lokasi kejadian, menyelamatkan korban, hingga mengamankan pelaku dan barang bukti.

Adapun rute dan titik patroli ditentukan berdasarkan hasil analisa serta evaluasi (anev) gangguan Kamtibmas berkala. Petugas menyasar jam-jam dan lokasi rawan kriminalitas.

Tak hanya sekadar berpatroli dengan kendaraan, petugas juga melakukan patroli dialogis dengan menyambangi pos ronda dan pos keamanan lingkungan demi menyerap informasi langsung dari akar rumput.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya