Berita

PM Pakistan Shehbaz Sharif (Foto: X)

Dunia

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

MINGGU, 24 MEI 2026 | 16:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan kesiapan negaranya untuk kembali menjadi tuan rumah putaran baru perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat. 

Melalui akun resmi X @CMShehbaz pada Minggu, 24 Mei 2026, Sharif menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas inisiatif diplomatik yang mempertemukan para pemimpin regional dalam sebuah diskusi daring membahas situasi terkini di Timur Tengah.

“Saya mengucapkan selamat kepada Presiden Donald Trump atas upaya luar biasanya dalam mengejar perdamaian dan atas penyelenggaraan panggilan telepon yang sangat bermanfaat dan produktif hari ini, dengan para pemimpin Arab Saudi, Qatar, Turki, Mesir, UEA, Yordania, dan Pakistan. Marsekal Lapangan Syed Asim Munir mewakili Pakistan dalam panggilan telepon tersebut dan saya sangat menghargai upaya tak kenal lelahnya selama seluruh proses,” tulis Sharif.


Menurutnya, forum tersebut menjadi kesempatan penting bagi para pemimpin untuk bertukar pandangan mengenai dinamika kawasan sekaligus mencari langkah bersama guna memperkuat proses diplomasi yang sedang berlangsung.

Sharif menegaskan Pakistan akan terus berkontribusi dalam setiap inisiatif yang bertujuan menciptakan stabilitas dan keamanan regional. Bahkan, Islamabad siap memfasilitasi pertemuan lanjutan apabila diperlukan oleh para pihak yang terlibat dalam perundingan.

“Pakistan akan melanjutkan upaya perdamaiannya dengan ketulusan yang maksimal dan kami berharap dapat menjadi tuan rumah putaran pembicaraan berikutnya segera,” tegas Sharif.

Pernyataan tersebut muncul di tengah klaim Trump bahwa kesepakatan damai terkait Iran telah memasuki tahap akhir setelah serangkaian pembicaraan intensif dengan para pemimpin kawasan. 

Menurut Trump, sebagian besar substansi perjanjian telah berhasil dirundingkan dan kini tinggal menunggu finalisasi, termasuk pembahasan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz yang menjadi salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya