Berita

Ilustrasi. (Foto: Dok. PLN)

Nusantara

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

MINGGU, 24 MEI 2026 | 03:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT PLN (Persero) mempercepat proses pemulihan pasokan listrik pascagangguan sistem kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatera pada Jumat 22 Mei 2026.

Wakil Menteri ESDM Yuliot mengatakan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap insiden blackout tersebut.

"Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak," kata Yuliot di Jakarta, Sabtu 24 Mei 2026.


Menurut dia, pemerintah akan memastikan investigasi teknis dilakukan secara menyeluruh guna mencari akar penyebab gangguan sekaligus menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno menambahkan, pemerintah telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan untuk mengawasi proses pemulihan.

Ia juga menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah mengarahkan PLN memperkuat backbone sistem kelistrikan Sumatera melalui pembangunan pembangkit dan transmisi 500 kV/275 kV, termasuk menyiapkan infrastruktur blackstart guna mempercepat pemulihan saat terjadi gangguan.

"Menteri ESDM memberikan arahan kepada kami untuk memastikan percepatan pembangunan pembangkit di wilayah Sumatera bagian barat agar bisa berjalan baik," ujar Tri.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi.

"Sejak kejadian terjadi, seluruh personel kami langsung bergerak melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, serta menyalakan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi," ujar Darmawan.

Ia menjelaskan indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipengaruhi faktor cuaca. Gangguan tersebut kemudian memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatera.

Hingga Sabtu 23 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, PLN mencatat lebih dari 8,5 juta pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik dari total 13,1 juta pelanggan terdampak.

Selain itu, beban sistem yang berhasil dipulihkan mencapai 3.431,21 MW dari total 5.334 MW terdampak. Sebanyak 176 gardu induk yang sebelumnya terdampak juga telah kembali beroperasi.

"Proses penormalan pembangkit terus dilakukan secara bertahap, khususnya untuk pembangkit berbasis batubara yang membutuhkan waktu sinkronisasi lebih panjang," jelas Darmawan.

PLN menegaskan pasokan daya pada Sistem Sumatera secara umum dalam kondisi cukup dan gangguan yang terjadi lebih berkaitan dengan aspek sistem serta penyaluran tenaga listrik.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya