Berita

Pelatihan Pengayaan Diversitas Tumbuhan di Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Terminal Teluk Lamong. (Foto: RMOLJatim)

Nusantara

Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Wujudkan Green Port

SABTU, 23 MEI 2026 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menggandeng Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Pelatihan Pengayaan Diversitas Tumbuhan di Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Langkah ini diambil sebagai strategi dekarbonisasi guna mendukung implementasi green port di kawasan operasional.

Sekretaris Perusahaan PT TTL, Syaiful Anam menjelaskan bahwa agenda ini merupakan komitmen nyata perusahaan dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

?“Pelatihan ini menjadi langkah awal dari komitmen besar PT Terminal Teluk Lamong dalam mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek pelestarian lingkungan dan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya diversitas tumbuhan dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung konservasi keanekaragaman hayati,” ujar Syaiful Anam dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu, 23 Mei 2026.
?

?
Pelatihan yang berlangsung pada 19-20 Mei 2026 tersebut melibatkan 30 peserta yang terdiri dari tim ESG serta para gardener dari seluruh Terminal Petikemas (TPK), meliputi TPK Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian.
?
Melalui pelatihan ini, para gardener tidak hanya diajarkan melakukan perawatan rutin tanaman, melainkan juga dibekali kompetensi tingkat lanjut untuk mengelola kawasan hijau. Mereka dilatih untuk mampu menghitung cadangan karbon (Carbon stock/C-stock) serta menyusun permodelan RTH yang ideal di lingkungan pelabuhan.
?
Pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan teori dasar dan praktis mulai dari pembibitan tanaman, proses aklimatisasi, morfologi tumbuhan, hingga penataan lanskap. Peneliti BRIN, Sugeng Budiharta menyebutkan bahwa materi tersebut dirancang untuk membuka wawasan baru bagi pekerja di lapangan.

?“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai teknik budidaya dan pengelolaan tanaman secara berkelanjutan,” kata Sugeng.
?
Memasuki hari kedua, para peserta diajak melakukan kunjungan edukatif langsung ke Kebun Raya Purwodadi. Di sana, mereka mendalami teknik pembibitan, perawatan tanaman, hingga metode monitoring vegetasi secara berkala.
?
Salah satu peserta pelatihan, Melkisedek mengaku sangat antusias dengan adanya program peningkatan kapasitas ini karena memberikan dampak praktis yang bisa langsung diterapkan di area kerja.
?
“Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya pengelolaan ruang terbuka hijau berbasis biodiversitas. Kami juga dibekali pemahaman pemanfaatan daun sebagai bahan pembuatan pupuk kompos ramah lingkungan. Harapannya semua ini dapat langsung diimplementasikan di lingkungan Terminal,” ungkap Melkisedek.
?
Dengan selesainya pelatihan ini, PT Terminal Teluk Lamong menegaskan komitmennya untuk mewujudkan ekosistem pelabuhan yang hijau, sehat, dan produktif. Ke depan, hasil dari pelatihan ini ditargetkan mampu diimplementasikan di seluruh kawasan terminal petikemas di bawah naungan PT TTL demi memberikan kontribusi nyata pada program dekarbonisasi nasional.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya