Berita

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (Foto: Istimewa)

Politik

Gokil Banget, Pegawai Kementerian PU Berani Palsukan Tanda Tangan Menteri Dody

JUMAT, 22 MEI 2026 | 19:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap ada pegawai di Kementerian PU berani memalsukan tanda tanganya. Saat ini, pegawai tersebut telah diproses dan diperiksa oleh biro hukum Kementerian PU. 

"Ada satu fakta memang betul itu ada dokumen yang dipalsukan, dokumennya itu nggak palsu tapi tanda tangan saya dipalsukan. Nomor dokumennya berbeda dengan nomor aslinya," kata Dody saat acara media briefing di Kementerian PU, Jumat 22 Mei 2026. 

Menurut Dody, jika tanda tanganya saja berani dipalsukan tak menutup kemungkinan pegawai itu juga memalsukan tanda tangan pejabat lain di Kementerian PU.


“Kalau tanda tangan Menteri PU aja berani dipalsukan, ya gimana dengan tanda tangan yang lainnya, Dirjen, Sekjen, dan lain-lainnya," ujarnya.

Dody juga menyingung soal deep state alias negara bayangan di dalam birokrasi dan kementerian oleh Presiden Prabowo dan ternyata ada di kementerian yang dipimpinnya. 

Dody mengibaratkan deep state di kemeneterian PU seperti rayap yang menggerogoti kayu. Oleh sebab itu, selama kepemimpinannya beberapa kali ia melakukan bongkar pasang pejabat setingkat eselon 1,2 dan 3 sebagai upaya menghilangkan rayap-rayap yang menggerogoti kayu. 

Kendati demikian, ia yakin masih banyak pegawai di Kementerian PU yang mau bekerja dengan baik dan benar untuk memberikan pelayanan dan menyelesaikan program prioritas dari pemerintah.  

“Kaya rayap yang menggerogoti kayu-kayu. Tapi saya tetap haqul yakin, haqul yakin sekali. Dari 38.600 ASN yang ada di Kementerian PU, saya haqul yakin masih super banyak yang mau bekerja dengan baik dan benar,” tegas Dody.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya