Berita

Ilustrasi penduduk Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

JUMAT, 22 MEI 2026 | 14:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri merilis data kependudukan bersih dinamis terbaru per 18 Mei. Hasilnya menunjukkan pergerakan angka yang cukup signifikan.

Hanya dalam kurun waktu sekitar lima bulan sejak akhir Semester II tahun lalu, Indonesia mengalami penambahan penduduk sebanyak 1.401.021 orang.

Lonjakan ini membawa total populasi Indonesia kini menyentuh 289.716.110 jiwa (hampir 290 juta orang), meningkat dari data konsolidasi nasional Semester II yang sebelumnya berada di angka 288.315.089 jiwa.


Pertumbuhan total penduduk ini juga membentuk lanskap demografi yang menarik, baik dari segi gender maupun generasi.

Populasi laki-laki masih lebih banyak dibandingkan perempuan, dengan rincian laki-laki 146.200.613 jiwa dan perempuan 143.515.497 jiwa

Sementara struktur usia saat ini didominasi oleh kelompok muda, di mana Generasi Z memegang proporsi terbanyak, kemudian disusul oleh kelompok Milenial dan Generasi Alfa.

Penambahan 1,4 juta penduduk ini tentu dipengaruhi oleh dinamika angka kelahiran dan kematian yang tercatat sepanjang tahun berjalan.

Hingga pertengahan Mei ini, tercatat ada 678.497 kelahiran baru. Angka ini terhitung masih landai jika dibandingkan dengan rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir, yang sempat menembus angka 3,9 juta kelahiran pada tahun 2022 dan 2023.

Sementara untuk statistik kematian di periode yang sama berada di angka 326.577 jiwa. Grafik ini jauh menurun dibandingkan tahun 2023 yang sempat mencatatkan kasus kematian tertinggi hingga 1.305.008 kasus.

Selisih antara angka kelahiran dan kematian resmi, ditambah dengan pembaruan administrasi data kependudukan dinamis di lapangan, menjadi motor penggerak bertambahnya 1,4 juta penduduk Indonesia di paruh awal tahun ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya