Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

JUMAT, 22 MEI 2026 | 13:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau Semen Indonesia Group (SIG) resmi memulai perampingan struktur bisnisnya. 

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten semen pelat merah ini membubarkan dan melikuidasi empat entitas yang berada di bawah paying anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) dan PT Semen Padang. 

Langkah strategis ini merupakan bagian dari eksekusi program perampingan atau streamlining besar-besaran yang digagas oleh Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN). 


Dalam skema terbarunya, pemerintah menargetkan pemangkasan jumlah anak usaha SIG secara drastis dari yang semula berjumlah 40 entitas menjadi hanya tinggal 12 entitas saja.

Proses likuidasi ini mulai dieksekusi pada kuartal II tahun 2026 dan menyasar entitas-entitas yang dinilai tumpang tindih. 

Pembubaran pertama terjadi pada tanggal 19 Mei 2026 terhadap PT Aroma Cipta Anugrahtama (ACA), sebuah entitas cicit usaha di bawah PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang bergerak di bidang jasa konsultansi dan perdagangan, serta pernah mengelola izin usaha pertambangan (IUP) di Lhoknga, Aceh. 

Pembubaran PT ACA ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang juga resmi menunjuk Fany Wulandari, Andika Lukmana, dan Sri Setio Inantoro sebagai tim likuidator untuk menyelesaikan seluruh proses hukum pembubaran perusahaan.

Keesokan harinya, 20 Mei 2026, SIG melanjutkan pembubaran tiga perusahaan lainnya, yaitu PT Ciptanugrah Indonesia yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa, PT Aroma Sejahtera Indonesia yang bergerak di bidang jasa konsultansi, dan  PT Energi Makmur Agung Sejahtera (EMAS), sebuah entitas cicit usaha yang bergerak di bidang perdagangan bahan bakar minyak (BBM) dan kendaraan. 

PT Ciptanugrah Indonesia dan PT Aroma Sejahtera Indonesia berada di bawah naungan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, di mana SIG memegang kepemilikan saham sebesar 83,52 persen. 

Sementara EMAS merupakan bagian dari PT Semen Padang, anak usaha yang sahamnya dimiliki oleh SIG sebesar 99,99 persen.

Akselerasi transformasi korporasi ini dibahas secara mendalam dalam pertemuan antara direksi SIG dengan Kepala BP BUMN sekaligus COO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Dony Oskaria, serta Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf. 

Langkah konsolidasi besar-besaran ini diharapkan dapat memperkuat efisiensi bisnis, mempertajam fokus perseroan pada lini usaha strategis, serta meningkatkan daya saing industri semen nasional di tengah tantangan ekonomi global. 

Pihak BP BUMN menegaskan bahwa transformasi melalui perampingan ini menjadi bagian krusial dalam membangun perusahaan negara yang jauh lebih sehat, lincah, dan kompetitif di tengah dinamika industri yang terus berkembang pesat.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya