Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Tekno

Microsoft-Anthropic Bahas Kerja Sama Chip AI Maia Lawan Dominasi Google

JUMAT, 22 MEI 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Microsoft dan Anthropic dilaporkan sedang membahas kerja sama penggunaan chip AI Maia buatan Microsoft di tengah persaingan ketat bisnis kecerdasan buatan yang kini dikuasai sejumlah raksasa teknologi dunia seperti Amazon dan Google.

Chip AI Maia 200 diperkenalkan Microsoft pada Januari lalu. Chip ini dirancang untuk menjalankan model AI berukuran besar, termasuk GPT-5.2 milik OpenAI. Namun hingga kini, chip tersebut masih belum digunakan secara luas di layanan cloud Azure.

Menurut laporan CNBC International yang dikutip Jumat, 22 Mei 2026, pembicaraan kedua perusahaan masih berlangsung dan belum mencapai kesepakatan final. Meski begitu, kerja sama ini dinilai penting karena kebutuhan komputasi Anthropic terus meningkat seiring pertumbuhan layanan AI mereka seperti Claude dan Claude Code.


CEO Anthropic, Dario Amodei, mengakui perusahaannya sedang menghadapi keterbatasan kapasitas komputasi. Ia mengatakan Anthropic mengalami “kesulitan dengan komputasi” akibat lonjakan kebutuhan daya pemrosesan AI.

Sebelumnya Microsoft telah menginvestasikan 5 miliar Dolar AS ke Anthropic. Sebagai imbalannya, Anthropic berkomitmen menggunakan layanan cloud Azure senilai 30 miliar Dolar AS. Namun perusahaan AI tersebut tetap menjalin kerja sama dengan Amazon dan Google.

Selama ini Anthropic masih banyak memakai GPU Nvidia untuk melatih model AI generatifnya. Selain itu, perusahaan tersebut juga memiliki kontrak besar dengan Amazon Web Services untuk menggunakan chip Trainium dalam kerja sama lebih dari 100 miliar Dolar AS selama 10 tahun.

CEO Microsoft, Satya Nadella, mengatakan chip Maia 200 menawarkan efisiensi tinggi. 

“Maia 200 menawarkan token per dolar lebih baik lebih dari 30 persen dibanding silikon terbaru dalam lini produk kami,” ujarnya.

Di sisi lain, CEO Nvidia, Jensen Huang, menegaskan hubungan Nvidia dengan Anthropic masih sangat kuat. 

“Kami berkembang sangat cepat bersama Anthropic, dan kami punya rencana besar untuk mereka,” katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya