Berita

Kuasa Hukum Blueray Cargo, Dinalara Butar Butar (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Hukum

Sidang Kasus Blueray Cargo Sisakan Banyak Tanda Tanya

Mulai dari Pertemuan Hotel Borobudur hingga Amplop Berkode
JUMAT, 22 MEI 2026 | 01:21 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Sidang dugaan suap impor PT Blueray Cargo di Pengadilan Tipikor Jakarta kembali memunculkan fakta yang memantik tanda tanya.

Selain soal aliran uang dan kode-kode pada amplop yang diungkap dalam persidangan, perhatian juga mengarah pada rangkaian pertemuan dan komunikasi antar pihak yang dinilai belum tergambar utuh.

Pada keterangan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC, Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy, yang sebelumnya dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan.


"Kalau menurut kami, patut diduga itu ada informasi yang terpotong. Kami berharap ada saksi-saksi lain yang tahu tentang peristiwa ini, jadi bisa dikroscek kebenarannya," kata kuasa hukum PT Blueray Cargo, Dinalara Dermawati Butar-butar, kepada RMOL di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

Menurut dia, sejumlah fakta yang muncul di persidangan masih membutuhkan pembanding dari keterangan saksi lain agar rangkaian peristiwa dapat dibaca secara lebih utuh.

Dinalara mempertanyakan soal kehadiran John Field di lingkungan Bea Cukai. Ia mempertanyakan kemungkinan seorang pelaku usaha bisa datang dan bertemu pejabat tinggi tanpa adanya komunikasi atau agenda yang telah diatur sebelumnya.

"Di Bea Cukai itu enggak gampang orang datang bertamu. Masak nyelonong gitu. Apalagi selevel pejabat-pejabat itu, pasti entah dipanggil atau memang ada janji," ujarnya.

Sorotan lain mengarah pada pertemuan di Hotel Borobudur yang sebelumnya terungkap di ruang sidang.

Dinalara menilai fakta yang muncul justru mengarah pada dugaan bahwa John Field bukan pihak yang aktif mengatur pertemuan tersebut.

Lanjut dia, dari keterangan yang disampaikan di persidangan, John Field disebut sempat mempertanyakan alasan dirinya dipanggil ke lokasi hingga mengeluh karena harus menunggu.

"Kalau orang yang memang berniat ketemu, nggak mungkin mendumel. Dia sampai bilang, 'untuk apa saya dipanggil ke sini'," tegasnya.

Bukan hanya soal pertemuan, perhatian juga mengarah pada temuan amplop berkode yang sebelumnya dibuka Jaksa Penuntut Umum dalam sidang.

Dinalara mengaku melihat adanya kejanggalan dalam alur penyimpanan maupun distribusi uang yang disebut mengalir kepada pihak tertentu.

"Saya jadi curiga. Kok punya orang lain malah dititipin dan dikuasai. Ada apa coba? Jangan-jangan ingin dapat double," jelas Dinalara.

Ia menilai sejumlah fakta yang muncul masih perlu diuji dengan keterangan saksi lain dalam persidangan lanjutan, terutama untuk menjawab siapa pihak yang aktif mengatur komunikasi, menentukan angka, hingga mengendalikan rangkaian peristiwa yang kini menjadi bagian penting dalam perkara Blueray Cargo.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya